- Trans TV menayangkan film sekuel Wrath of the Titans, garapan Jonathan Liebesman, pada Kamis (18/12/2025) pukul 21.00 WIB.
- Perseus harus menyelamatkan Zeus dari Hades dan Ares yang ingin membangkitkan Titan Kronos demi kekuatan dewa.
- Film ini dipuji karena visual dan efek 3D yang lebih tajam, namun dikritik karena naskah serta dialog yang dianggap dangkal.
Suara.com - Setelah Clash of the Titans, Trans TV menayangkan sekuel garapan sutradara Jonathan Liebesman berjudul Wrath of the Titans pada Kamis (18/12/2025) malam ini pukul 21.00 WIB.
Sebelum Anda menyaksikan filmnya, berikut kami sajikan sinopsis film yang dirilis pada 2012.
Wrath of the Titans berusaha memperbaiki kesalahan pendahulunya dengan visual yang lebih tajam dan aksi yang lebih besar.
Namun, apakah kembalinya Sam Worthington, Liam Neeson, dan Ralph Fiennes cukup untuk menyelamatkan film ini dari kritikan tajam para pengamat film dunia?
Satu dekade setelah mengalahkan Kraken yang mengerikan, Perseus (Sam Worthington) mencoba menjalani hidup tenang sebagai nelayan di desa kecil bersama putranya yang berusia 10 tahun, Helius.
Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama.
Di Gunung Olympus, situasi sedang genting. Karena manusia tidak lagi berdoa kepada para dewa, kekuatan Zeus (Liam Neeson) dan dewa-dewa lainnya mulai memudar.
Akibatnya, mereka kehilangan kendali atas penjara Tartarus, tempat di mana ayah mereka yang kejam, Titan Kronos, dikurung sejak zaman purba.
Konflik memuncak ketika Hades (Ralph Fiennes) dan putra Zeus yang berkhianat, Ares (Edgar Ramírez), membuat kesepakatan dengan Kronos.
Baca Juga: Bakal Gelap Banget! Intip Sinopsis The Death of Robin Hood yang Dibintangi Hugh Jackman
Mereka berencana menangkap Zeus untuk menyerap kekuatan ilahinya demi membangkitkan kembali sang Titan penghancur dunia.
Dengan neraka yang mulai bocor ke bumi, Perseus tidak bisa lagi mengabaikan panggilan tugasnya.
Ia harus bekerja sama dengan Ratu Andromeda (Rosamund Pike), putra Poseidon yang jenaka, Agenor (Toby Kebbell), dan dewa pandai besi Hephaestus (Bill Nighy) untuk menyelamatkan Zeus, menggulingkan para Titan, dan menyelamatkan umat manusia dari kepunahan.
Wrath of the Titans dianggap sebagai peningkatan secara visual dibandingkan film pertamanya, namun masih tersandung masalah klasik: naskah yang dangkal.
Salah satu pujian datang dari aspek visual.
pengambilan gambar di lokasi nyata seperti Kepulauan Canary yang memberikan ruang dan cakupan yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Bakal Gelap Banget! Intip Sinopsis The Death of Robin Hood yang Dibintangi Hugh Jackman
-
Clash of the Titans Malam Ini di Trans TV: Sam Worthington Lawan Dewa Murka
-
Sinopsis Disclosure Day: Film Alien Terbaru Steven Spielberg Siap Guncang Bioskop 2026
-
Rekap Lengkap Avatar 1 & 2, Panduan Wajib Sebelum Nonton Fire and Ash
-
Suicide Squad: Ketika Penjahat Jadi Pahlawan dalam Kekacauan yang Menghibur, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar