Suara.com - Netflix merilis Culinary Class Wars 2 episode 4 hingga 7 pada Rabu, 23 Desember 2025.
Episode 4 melanjutkan duel 1 lawan 1 antara para chef Sendok Putih dan chef Sendok Hitam.
Penilaian Paik Jong Won dan Ahn Sung Jae dengan mata tertutup membuat jumlah chef Sendok Putih dan chef Sendok Hitam yang lolos ke babak berikutnya tidak dapat dipastikan.
Episode 5 mengungkap chef Sendok Hitam yang lolos hanya 9, sementara dari chef Sendok Putih sebanyak 10 orang.
Paik Jong Won dan Ahn Sung Jae yang punya keistimewaan bisa merekrut lagi chef yang tereliminasi di duel 1 lawan 1 pun memilih dua chef Sendok Putih, beda dari musim pertama.
Maka pada babak ketiga yaitu duel antar grup, jumlah anggota chef Sendok Putih lebih banyak.
Culinary Class Wars 2 kembali membuat aturan baru yang berbeda dengan musim sebelumnya.
Di Culinary Class Wars musim pertama, babak ketiga terdiri dari dua duel grup dengan tema yang berbeda.
Baca Juga: Sinopsis People We Meet on Vacation, Kisah Persahabatan yang Berubah Jadi Cinta
Grup yang kalah, baik dari Sendok Putih maupun Sendok Hitam, akan tereliminasi.
Sedangkan Culinary Class Wars 2 menghadirkan tiga duel grup dengan jumlah anggota serta bahan masakan yang berbeda.
Tiga duel itu terdiri dari pertandingan 7 lawan 7 atau 7:7, 5:5, dan 3:3. Setiap anggota setidaknya harus bertanding sekali.
Skor nantinya diakumulasikan dari setiap duel. Semua anggota grup dengan nilai lebih rendah akan tereliminasi.
Itu artinya, hanya chef Sendok Putih atau chef Sendok Hitam saja yang akan maju ke babak keempat.
Oleh sebab itu, pertandingan di babak ketiga ini dinamakan "All or Nothing" yang berarti "Semua atau Tidak Sama Sekali".
Lebih lanjut, setiap duel dalam babak All or Nothing dinilai juri yang berbeda.
Duel 7:7 dinilai 100 juri termasuk Paik Jong Won dan Ahn Sung Jae seperti pada musim pertama.
Namun di duel kedua, hanya 50 juri saja yang tersisa. Mereka dipilih secara adil berdasarkan pilihan mereka di duel pertama.
Setengahnya memilih grup chef Sendok Putih di duel pertama, sisanya memilih grup chef Sendok Hitam.
Karena hanya 50 juri, poin masing-masing dari mereka menjadi dua.
Di duel ketiga, yang mana Sendok Putih dan Sendok Hitam mengajukan tiga chef terbaik mereka, dihadirkan delapan juri spesial.
Paik Jong Won dan Ahn Sung Jae rupanya ditemani delapan peserta Culinary Class Wars musim pertama.
Kendati begitu, delapan juri spesial tidak diperbolehkan menyaksikan proses memasak para chef Sendok Putih dan chef Sendok Hitam.
Delapan juri spesial diminta menilai secara adil dari segi rasa tanpa mengetahui siapa dan bagaimana cara membuatnya lantaran suara mereka bernilai 10 poin.
Sayangnya grup mana yang lolos ke babak berikutnya belum terjawab di episode 7.
Babak ketiga dengan peraturan baru ini menuai protes keras dari warganet.
Mereka menilai tidak akan seru apabila yang maju ke babak selanjutnya hanya para chef Sendok Putih atau Sendok Hitam. Para chef Sendok Putih bahkan memperoleh lebih banyak dukungan.
"Sejujurnya, menurutku episode 'all or nothing' agak konyol karena hanya satu tim yang akan bertahan? Jadi apa gunanya pertarungan antara chef Sendok Putih dan Sendok Hitam sebagai tema utamanya? Kecuali ada plot twist," komentar akun @vitdk***.
"Aku mendukung para chef Sendok Putih karena mereka sangat rendah hati dan memiliki kepribadian yang sangat baik, dan kalian dapat melihat betapa terampil dan berpengalaman mereka," sahut akun @bwijinga***.
"Aku masih belum mengerti bagaimana babak ini berjalan. Satu tim akan tereliminasi sepenuhnya? Di mana letak keseruannya dalam kompetisi Sendok Putih semua atau Sendok Hitam semua?" tanya akun @kaye***.
"Mengeliminasi seluruh kelas adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Aku merasa Sendok Putih adalah pihak yang diremehkan di musim #CulinaryClassWars2 ini," kata akun @FandomFre***.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Sinopsis People We Meet on Vacation, Kisah Persahabatan yang Berubah Jadi Cinta
-
Sutradara Mengaku Tertekan Garap Final Stranger Things, Kenapa?
-
Rekor! Stranger Things Jadi Series OTT Paling Banyak Ditonton
-
Sinopsis Shine on Me: Dracin yang Lagi Viral, Tayang di Netflix
-
Preview Film Apex Rilis, Tampilkan Charlize Theron Beraksi di Alam Liar
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus