- tvOne meluncurkan Karni Ilyas Awards 2025 di Jakarta, kompetisi visual jurnalistik untuk mahasiswa Indonesia.
- Kompetisi ini mengajak mahasiswa mengangkat realitas sosial dengan tema besar "Membaca Ulang Indonesia" melalui dokumenter.
- Karya finalis akan ditayangkan di tvOne, dengan total hadiah Rp100 juta, sebagai apresiasi bagi jurnalisme mahasiswa.
Suara.com - Momentum perayaan usia ke-17 tvOne ditandai dengan lahirnya sebuah ajang bergengsi yang menyasar generasi muda.
Bertajuk Karni Ilyas Awards 2025, kompetisi karya visual jurnalistik ini resmi diluncurkan di Jakarta sebagai bentuk komitmen membangun ekosistem jurnalisme yang kritis, kreatif, dan berdaya guna bagi mahasiswa Indonesia.
Ajang ini menjadi langkah strategis menjelang usia ke-18 tvOne, sekaligus ruang refleksi kebangsaan yang memberi tempat bagi ide-ide segar dari kalangan akademik.
Melalui Karni Ilyas Awards 2025, mahasiswa diajak tidak hanya menjadi penonton realitas sosial, tetapi juga pencerita yang berani mengangkat fakta dan dinamika masyarakat melalui karya visual dokumenter.
Ketua Panitia Karni Ilyas Awards 2025, Eduardus Carel, menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menumbuhkan semangat jurnalistik mahasiswa sebagai agen perubahan.
Menurutnya, jurnalisme visual memiliki kekuatan besar dalam menggugah kesadaran publik jika dikemas dengan perspektif yang jujur dan mendalam.
“Ajang ini diharapkan melahirkan karya-karya visual yang inspiratif sekaligus mendorong mahasiswa berani membaca realitas bangsa secara kritis,” ujar Eduardus dalam keterangannya belum lama ini.
Karni Ilyas Awards 2025 terbuka bagi seluruh mahasiswa Indonesia, baik yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri.
Peserta dapat mendaftar secara individu maupun berkelompok dengan mengirimkan karya dokumenter faktual yang menggambarkan kehidupan nyata masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa Unila Gelar Layar Sastra Dua Bahasa
Tema besar yang diusung adalah “Membaca Ulang Indonesia”, yang mengajak peserta menelisik perjalanan sejarah, tantangan masa kini, hingga harapan masa depan bangsa.
Tema ini kemudian diterjemahkan ke dalam sejumlah subtema, mulai dari aktivisme, lingkungan hidup, keadilan sosial, kesehatan mental, budaya, teknologi, hingga industri kreatif.
Pendekatan terhadap subtema bersifat terbuka, memberi kebebasan bagi mahasiswa mengeksplorasi isu dari sudut pandang personal maupun kolektif.
Penilaian karya dilakukan oleh dewan juri lintas profesi yang terdiri dari jurnalis senior dan pelaku industri film, sehingga kualitas jurnalistik dan kekuatan visual sama-sama menjadi perhatian utama.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp100 juta. Karya dari 18 finalis dan pemenang nantinya akan ditayangkan secara eksklusif di tvOne, memberikan panggung nasional bagi suara dan perspektif mahasiswa.
Melalui Karni Ilyas Awards 2025, tvOne menegaskan perannya tidak hanya sebagai media penyiaran, tetapi juga mitra strategis dalam menumbuhkan jurnalisme muda yang kritis, berintegritas, dan relevan dengan denyut kehidupan bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya
-
Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Kuntilanak Malam Ini di ANTV: Masterpiece Film Horor Indonesia
-
Isyana Sarasvati Hidupkan Perjuangan Putra di MV Garuda di Dadaku
-
Syekh M Al Deeb Bongkar Oknum Ulama Hobi Nikah Tiap Bulan di Hotel: Cuma Berduaan!
-
Giliran Dede Sunandar Bongkar Aib Istri, Minum-minuman hingga Bawa Cowok ke Rumah