- Kecelakaan adu banteng terjadi Jumat sore (26/12/2025) di Jalan Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan pukul 15.05 WIB.
- Insiden melibatkan Toyota Calya dikemudikan mahasiswa Myanmar dan minibus Minitrans akibat pindah jalur sembarangan.
- Meskipun kedua kendaraan rusak, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka dalam tabrakan tersebut.
Suara.com - Kecelakaan lalu lintas 'adu banteng' terjadi di Jalan Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/12/2025) sore. Insiden ini melibatkan mobil Toyota Calya yang dikemudikan seorang mahasiswa asal Myanmar dengan sebuah minibus Minitrans yang datang dari arah berlawanan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.05 WIB di depan gedung Mandiri Tunas Finance, Duren Tiga, saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan.
“Kendaraan Toyota Calya yang dikemudikan WNA Myanmar melaju dari arah timur ke barat. Saat di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang hati-hati ketika berpindah lajur ke kanan untuk mendahului kendaraan di depannya,” ujar Ojo kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju minibus Minitrans yang dikemudikan Dedi Irawan.
Manuver mendahului tersebut membuat mobil yang dikemudikan mahasiswa asing itu masuk ke jalur lawan arah hingga terjadi tabrakan adu banteng.
“Benturan tidak dapat dihindari karena kedua kendaraan datang dari arah berlawanan,” jelasnya.
Toyota Calya bernomor polisi B-1215-FZM tersebut dikemudikan OUNG (19), mahasiswa berkewarganegaraan Myanmar yang berdomisili di mess President University, Cikarang, Bekasi.
Sementara minibus Minitrans bernomor polisi B-7449-SAA dikemudikan Dedi Irawan (44).
Akibat kecelakaan itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: 6 Fakta Tabrakan Bus Kru KRI Soeharso di Medan: 12 Personel Terluka
Ojo menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian serta memeriksa kelengkapan dokumen pengemudi.
Pengemudi WNA diketahui memiliki Myanmar Driving Licence, sementara pengemudi Minitrans mengantongi SIM BI Umum dari Polda Metro Jaya.
“Kasus kecelakaan ini masih ditangani sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
6 Fakta Tabrakan Bus Kru KRI Soeharso di Medan: 12 Personel Terluka
-
Video Viral Badan Pesawat di Jalan Soetta, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Tangannya Patah, Kesaksian Warga Soal Korban Terbaru Lubang 'Maut' di Jalan Raya Parung
-
10 Jalan Tol Paling Rawan Kecelakaan, Belajar dari Tragedi Maut di Tol Krapyak
-
Pasca Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota