Entertainment / Music
Senin, 05 Januari 2026 | 13:49 WIB
Penyanyi K-Pop Rain nyaris tinggalkan panggung saat konser di Singapura (Instagram/rain_oppa)

Suara.com - Legenda K-pop Rain menjadi sorotan saat tampil dalam perayaan malam Tahun Baru di Singapura setelah menghentikan penampilannya di tengah konser.

Momen yang seharusnya meriah justru berubah canggung karena sang penyanyi merasa penonton terlalu diam dan kurang responsif.

Dalam sebuah klip yang beredar, aktor yang terkenal berkat perannya di drama Full House itu terdengar mempertanyakan antusiasme penonton.

“Jika kalian diam seperti ini, kita tidak bisa bersenang-senang,” kata Rain dari video yang diunggah akun TikTok @mothershipsg pada 3 Januari 2025.

Situasi lalu sempat terlihat memanas ketika Rain terlihat berulang kali mencoba membangkitkan semangat penonton.

Ia mendorong penonton untuk ikut bernyanyi, menari, dan bereaksi lebih keras, namun respons yang diterimanya tetap terasa datar dan hambar.

Keheningan yang berlanjut membuat ucapannya semakin blak-blakan.

“Hei semuanya, kenapa kalian melakukan ini?” ucapnya dari atas panggung.

Baca Juga: Ulasan Novel Bandung After Rain: Cita Rasa Cinta dan Budaya Lokal yang Khas

Penyanyi sekaligus penulis lagu itu bahkan melontarkan kalimat ancaman akan pergi dari panggung.

“Apakah kamu benar-benar akan berpesta seperti ini? Jika kalian berhenti bernyanyi, aku akan pulang.”

Penyanyi K-Pop Rain nyaris tinggalkan panggung saat konser di Singapura (Instagram/rain_oppa)

Jeda mendadak itu mengejutkan banyak penggemar, terutama mereka yang telah lama menantikan penampilan langsung ikon K-pop tersebut.

Beberapa penonton terlihat kebingungan, sementara yang lain mencoba bersorak untuk merespons. Insiden ini dengan cepat memicu perdebatan di media sosial.

Sebagian warganet menilai tindakan Rain tidak profesional dan menyebut artis seharusnya mampu menyesuaikan diri dengan karakter penonton yang berbeda.

Namun, tidak sedikit pula yang membela Rain. Mereka berpendapat energi penonton yang rendah wajar membuat frustrasi, apalagi dalam konser hitung mundur Tahun Baru yang identik dengan euforia.

Load More