- Michelle Ziudith mengaku kapok setelah membintangi film horor pertamanya, Alas Roban, karena harus menghadapi suasana mencekam syuting di malam satu Suro.
- Film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini mengangkat mitologi Jawa dan legenda urban "jalur tengkorak" di Jawa Tengah dengan sentuhan pesan moral tentang alam.
- Dibintangi oleh Rio Dewanto hingga Taskya Namya, film Alas Roban dijadwalkan akan meneror penonton di bioskop mulai 15 Januari 2026.
Suara.com - Industri perfilman Indonesia kembali menyuguhkan tontonan bergenre horor yang mengangkat kearifan lokal.
Kali ini, mitos mencekam seputar kawasan Alas Roban, Batang, Jawa Tengah, diangkat ke layar lebar lewat film bertajuk Alas Roban.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin, 5 Januari 2026, para pemain dan kru berbagi cerita di balik layar produksi film horor terbaru ini.
Film hasil kolaborasi Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures ini tidak hanya menawarkan jumpscare, melainkan kedalaman cerita yang berakar dari legenda urban "jalur tengkorak" tersebut.
Sutradara Hadrah Daeng Ratu dipercaya menahkodai film yang dibintangi oleh sederet nama besar seperti Michelle Ziudith, Rio Dewanto, Taskya Namya, hingga Imelda Therinne.
Michelle Ziudith: Debut Horor yang Bikin Kapok
Bagi Michelle Ziudith, Alas Roban merupakan film horor pertamanya. Aktris yang selama ini lekat dengan genre drama romantis tersebut mengaku sempat merasa "kapok" setelah mencicipi beratnya syuting film horor, terlebih di lokasi yang menantang.
"Ini film horor pertamaku. Akhirnya memberanikan diri untuk terjun ke ranahnya Taskya Namya, untuk icip sedikit, ternyata kapok," kata Michelle sambil tertawa kecil di hadapan awak media.
Meski demikian, Michelle menegaskan bahwa rasa takut itu dia kelola demi totalitas peran sebagai Sita, seorang ibu yang berjuang demi anaknya.
Baca Juga: NGORBIT Eksklusif: Cerita Mistis Cast 'Alas Roban' saat Syuting di Lokasi Paling Angker Jateng
Sang aktris menceritakan momen-momen berat selama produksi, mulai dari kondisi kesehatan yang menurun hingga gangguan cuaca ekstrem di lokasi syuting.
"Aku takut banget, aku sudah informasikan sama Ibu Sutradara. Tapi aku harus merangkul rasa takut itu. Di saat set kita gonjang-ganjing kena banjir, hujan deras, aku sakit, itu aku takut banget," kenangnya.
Salah satu momen paling mencekam bagi Michelle adalah ketika proses syuting bertepatan dengan malam satu Suro.
"Aku sampai tanya, 'Ini kenapa kru pakai sarung?' Ternyata malam satu Suro. Di mana banyak yang percaya seharusnya tidak beraktivitas berat. Tapi Bu Hadrah tetap tenang dan kuat, itu yang bikin aku tenang kembali," tambah aktris kelahiran Medan tersebut.
Imelda Therinne dan Sisi Mitologi Jawa
Berbeda dengan Michelle yang berperan sebagai manusia, Imelda Therinne mendapatkan tantangan unik sebagai Dewi Raras, sosok entitas gaib di Alas Roban.
Berita Terkait
-
Review Petaka Gunung Welirang: Horor Pendakian Masih Menarik atau Sekadar Formula Usang?
-
Bikin Bangga! 5 Film Horor Indonesia Ini Siap Guncang Panggung Internasional di BIFAN 2026
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Dibalik Angkernya Tanah Sengketa: Benarkah Terinspirasi dari Tragedi Nyata yang Ditutupi?
-
Mengintip Teror 402: Rumah Sakit Angker Korea, Film Horor Adaptasi yang Mencekam
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah
-
Menikmati Prambanan Jazz 2026, dari Musik hingga Berburu Spot Seru