- Ammar Zoni tampil bugar dan murah senyum sambil membawa tasbih saat menjalani sidang lanjutan kasus narkoba di PN Jakarta Pusat.
- Persidangan kali ini berfokus pada keterangan terdakwa terkait penemuan narkoba di dalam sel yang membuat Ammar kembali berurusan dengan hukum.
- Ammar Zoni hadir didampingi keluarga dan kekasihnya, Dokter Kamelia, setelah sebelumnya sempat dipindahkan ke Nusakambangan.
Suara.com - Ammar Zoni kembali menjalani sidang lanjutan atas kasus narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Tidak sendiri, ada lima terdakwa lain yang juga ikut menjalani sidang.
Tiba di ruang sidang, Ammar Zoni mengenakan kemeja berwarna putih, celana dan sepatu hitam. Pacar dokter Kamelia ini juga tampak dengan kacamata.
Saat tiba di depan pintu, Ammar Zoni sudah melempar senyum kepada Jaksa Penuntut Umum dan mereka yang hadir ke ruang sidang.
Ammar Zoni sesekali melambaikan tangan, mengangguk tanda menjawab kalau dirinya dalam keadaan sehat.
"Sehat Alhamdulillah" ucap Ammar Zoni di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 8 Januari 2026.
Ammar Zoni juga menghampiri keluarga. Ia berpelukan dengan beberapa orang, termasuk sang kekasih, Dokter Kamelia yang juga sudah hadir di ruang sidang.
Pantauan tim Suara.com, Ammar Zoni juga tampak memegang tasbih. Tangannya memutar bandulan sambil mulutnya membaca sesuatu.
"Ammar, selalu bawa tasbih?" tanya tim Suara.com.
"Iya, selalu dibawa," ucapnya singkat.
Baca Juga: Aditya Zoni Mengungkap, Ada Peran Irish Bella hingga Ammar Zoni Pakai Narkoba Lagi
Tak lama setelahnya, Hakim Ketua masuk ke ruangan. Sidang beragendakan keterangan para terdakwa pun dimulai.
Hakim Ketua pun bertanya kepada para terdakwa satu per satu di ruang sidang. Peristiwanya terkait penemuan narkoba yang berada di sel mereka.
Karena itulah Ammar Zoni yang seharusnya bebas dalam waktu dekat kembali berurusan hukum.
Maka karena ini pula, Ammar Zoni sempat dibawa ke Nusakambangan. Namun terkini, ia sudah kembali ke Jakarta untuk menjalani sidang tatap muka.
Berita Terkait
-
Sidang Ammar Zoni: Mengaki Ditawari Uang Rp10 Juta Jadi Pengawas Narkoba
-
Ammar Zoni Ngaku Diintimidasi Oknum Saat Dirazia di Penjara, Minta Hakim Putar CCTV Rutan Salemba
-
Ditanya Jaksa saat Sidang, Ammar Zoni Akui Pernah Isap Ganja di Penjara
-
Ammar Zoni Bongkar Pemerasan Rp3 Miliar di Penjara, Diancam Puluhan Tahun Jika Pakai Pengacara
-
Ammar Zoni Siap Buka-bukaan di Sidang Narkoba, Janji Ungkap Fakta Sebenarnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
Terkini
-
Inara Rusli Mual Dengar Ucapan Insanul Fahmi 'I Love You Mawa, I Love Inara'
-
Polemik Lagu Tak Diberi Tulang Lagi, Respons Kaka Slank Dihubungi Kuburan Band
-
Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
-
Anime Legendaris 5 Centimeters Per Second Tayang Ulang Januari 2026, Ini Sinopsisnya!
-
Review Penunggu Rumah: Buto Ijo, Upaya Gandhi Fernando Angkat Mitologi yang Terlupakan.
-
Viral Pengakuan Netrzen Lihat dr Richard Lee Jalan Bareng Cewek Muda di Bali
-
Pakai Aplikasi Zangi, Ammar Zoni Ungkap Cara Hubungi Pacar dari Lapas
-
Inara Rusli Blak-blakan soal Nikah Siri dengan Insanul Fahmi: Semua yang Beredar Hoaks
-
Bocor di Medsos, Dokumen Ini Bongkar Kronologi Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
-
Sinopsis Film Send Help: Teror Bertahan Hidup di Pulau Terpencil Versi Sam Raimi