- Sidang dugaan narkoba Ammar Zoni di PN Jakarta Pusat pada 26 Februari 2026 menyoroti klaim suap Rp300 juta tanpa bukti kuat.
- Jaksa meragukan klaim suap sebab nominal Rp300 juta tidak tertera jelas dalam bukti percakapan yang diajukan.
- Ammar Zoni kecewa karena saksi kunci yang memiliki bukti foto dan video pemukulan tidak hadir dalam persidangan.
Suara.com - Ammar Zoni kembali menjalani sidang kasus dugaan peredaran narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam sidang tersebut, ada dua hal menjadi sorotan yakni klaim dugaan suap Rp300 juta yang tak didukung bukti kuat serta absennya saksi yang diharapkan bisa memperkuat pembelaannya.
Jaksa penuntut umum mempertanyakan klaim Ammar Zoni soal adanya permintaan uang Rp300 juta dari oknum polisi.
Jaksa menilai bukti percakapan yang diajukan tidak memuat nominal tersebut.
"Minggu lalu kamu menjelaskan ada percakapan mintain uang Rp300 juta. Tapi di bukti chat ini angka Rp300 juta tidak ada," tanya jaksa di persidangan.
Ammar Zoni menegaskan nominal itu memang tidak tertulis dalam percakapan WhatsApp.
Ammar menyebut pesan tersebut berisi ajakan bertemu dengan oknum polisi dan atasannya, yang menurutnya mengarah pada dugaan pemerasan.
"Pastinya dia (oknum polisi) enggak akan menyebutkan secara Rp300 juta di dalam WhatsApp. Tapi dari percakapan itu kan terlihat ada ajakan pertemuan," jawab Ammar.
Mantan suami Irish Bella itu mengaku menyimpulkan sendiri maksud pertemuan tersebut.
Baca Juga: Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
"Kalau tidak membicarakan apa-apa, terus buat apa ada percakapan itu? Itu saja logikanya," ucap Ammar.
Selain soal dugaan suap, Ammar Zoni juga mengaku kecewa karena saksi yang dinantikan tidak hadir di persidangan.
Saksi tersebut merupakan mantan narapidana yang disebut mengetahui peristiwa dugaan pemukulan terhadap Ammar di dalam rutan.
"Iya cukuplah ya, kecewa lah ya," ujar Ammar saat ditemui usai sidang.
Menurutnya, saksi itu memiliki bukti penting berupa foto dan video.
"Maksudnya karena saksi sudah punya kuncinya di situ. Sudah di-crosscheck juga, dia punya bukti foto dan video kita dipukulin. Nah itu yang sebenarnya saya pengin," tuturnya.
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
-
Permintaannya Ditolak, Ammar Zoni Tetap Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang Selesai
-
Rekayasa Oknum! Ammar Zoni Tuntut Bukti CCTV Rutan, Sebut Jadi Kunci Kebenaran Kasus Narkoba
-
Chat Ammar Zoni Dibongkar, Minta Plastik Klip ke Pacar Diduga buat Narkoba
-
Ammar Zoni Desak Hakim Putar CCTV, Ada Bukti Video Polisi Bawa Alat Setrum Saat Interogasi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum