Entertainment / Gosip
Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:03 WIB
5 fakta pilu Ressa Rizky, mengaku anak Denada ditelantarkan selama 24 tahun. [Instagram]

Suara.com - Pengakuan mengejutkan datang dari Ressa Rizky Rossano yang mengklaim sebagai anak kandung Denada dan merasa ditelantarkan selama puluhan tahun.

Kisah pilu ini mencuat ke publik setelah Ressa secara resmi mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025.

Kontras kehidupan antara Ressa dan Denada menjadi sorotan, terutama terkait dugaan penelantaran dan ketidakjelasan status keluarga.

Kasus ini tak hanya menyita perhatian publik, tetapi juga membuka kembali diskursus tanggung jawab orangtua figur publik.

1. Rahasia Identitas Terbongkar Usai Lulus SMA

Ressa mengaku tumbuh di Banyuwangi bersama kerabat keluarga Denada tanpa mengetahui status aslinya sebagai anak kandung.

Selama 24 tahun, dia hanya diyakinkan bahwa dirinya merupakan adik Denada, bukan anak dari penyanyi tersebut.

Informasi tentang asal-usulnya baru terungkap setelah lulus SMA melalui orang kepercayaan dan bisik-bisik lingkungan sekitar.

Fakta tersebut menjadi titik awal guncangan emosional yang mendorong Ressa mencari kejelasan identitas secara hukum.

Baca Juga: Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan

2. Kehidupan Memburuk Setelah Emilia Contessa Wafat

Semasa hidup, Emilia Contessa disebut menjadi penopang utama kebutuhan hidup Ressa sejak kecil hingga remaja.

Kondisi ekonomi Ressa diklaim memburuk drastis setelah Emilia meninggal dunia dan bantuan finansial terhenti sepenuhnya.

Ressa menuding Denada tidak pernah memberikan nafkah langsung meski mengetahui keberadaan dan kondisi kehidupannya.

Situasi ini membuat Ressa merasa benar-benar ditelantarkan tanpa perlindungan keluarga inti yang seharusnya ia miliki.

3. Jadi Penjaga Toko dan Gagal Menyelesaikan Kuliah

Ressa kini bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam di Banyuwangi dengan penghasilan di bawah standar UMK.

Dia juga mengaku harus menghentikan kuliah di semester empat akibat ketidakmampuan membayar biaya pendidikan.

Pada masa sulit, Ressa mengaku pernah tinggal di ruangan bekas gudang dengan kondisi hidup sangat terbatas.

Dia bahkan menyebut hanya mampu makan sekali sehari saat tekanan ekonomi mencapai titik terendah kehidupannya.

4. Tak Diakui Meski Sudah Menghubungi Denada

Ressa mengklaim telah berulang kali menghubungi Denada untuk meminta pengakuan dan kejelasan hubungan darah.

Namun, Denada disebut tetap bersikukuh menganggap Ressa sebagai adik, bukan anak kandungnya.

Penolakan tersebut terekam dalam bukti percakapan yang kini diajukan dalam proses hukum di pengadilan.

Kondisi inilah yang akhirnya mendorong Ressa menempuh jalur gugatan perdata secara resmi.

5. Gugatan Rp7 Miliar dan Permohonan Tes DNA

Melalui kuasa hukumnya, Ressa menuntut ganti rugi materiil senilai Rp7 miliar kepada Denada.

Nilai gugatan dihitung dari akumulasi biaya hidup dan pendidikan sejak tingkat sekolah dasar hingga menengah.

Pihak Ressa juga mengajukan permohonan tes DNA sebagai bukti utama hubungan biologis yang tak terbantahkan.

Selain itu, disiapkan saksi kunci serta bukti transfer historis yang diklaim sebagai nafkah terselubung.

Kuasa hukum Denada menyatakan siap menghadapi gugatan meski menilai terdapat kejanggalan administratif dalam berkas perkara.

Saat ini, proses hukum masih berada pada tahap mediasi yang menjadi penentu kelanjutan sidang pokok perkara.

Hakim mediator meminta Denada hadir langsung untuk memberikan klarifikasi terkait asal-usul Ressa Rizky.

Jika mediasi gagal, sidang akan berlanjut ke tahap pembuktian dan pemeriksaan saksi dalam waktu dekat.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More