Suara.com - Nama Kak Seto tengah ramai diperbincangkan publik setelah warganet menyoroti kisah awal pertemuannya dengan sang istri, Deviana.
Sebelumnya, Kak Seto terseret kasus Aurelie Moeremans yang mengungkap dirinya mengalami grooming sejak usia 15 tahun.
Pengakuan tersebut membuat publik mempertanyakan peran lembaga perlindungan anak di masa lalu.
Sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto dinilai kurang bersuara saat kasus Aurelie pertama kali mencuat.
Tudingan grooming muncul seiring viralnya kembali artikel lawas tahun 2005 yang membahas awal hubungan Seto Mulyadi dan Deviana.
Dalam artikel tersebut, Deviana mengungkap pertama kali bertemu Kak Seto saat berusia 16 tahun di Radio Prambors.
Pertemuan itu terjadi pada 1986 ketika Kak Seto menjadi pembicara dalam acara diskusi remaja di stasiun radio tersebut.
Deviana mengaku saat itu memandang Kak Seto sebagai figur guru yang dihormati dan menjadi tempat bertanya.
"Sewaktu ketemu, saya sih menganggapnya sebagai figur guru," ujar Deviana saat itu.
Baca Juga: Meski Diancam Roby Tremonti, Hesti Purwadinata Terus Dukung Aurelie Moeremans
Kak Seto juga mengakui adanya perbedaan usia yang cukup jauh antara dirinya dan Deviana saat pertama kali berkenalan.
Saat itu, Kak Seto berusia sekitar 35 tahun, sementara Deviana masih duduk di usia remaja.
"Walaupun jarak usia cukup jauh, tapi kita bisa jalan cukup nyambung," kata Kak Seto dalam wawancara lawas tersebut.
Dia bahkan menyebut Deviana sebagai pribadi yang cukup dewasa untuk anak seusianya pada masa itu.
"Cukup dewasa untuk anak seusia dia," puji Kak Seto, yang kini kembali dikutip luas oleh warganet.
Hubungan keduanya berlanjut hingga Kak Seto melamar Deviana pada 1988 dan kemudian menikah secara resmi.
Berita Terkait
-
Dukungan Pemerintah untuk Ekosistem Film Sci-Fi: Menekraf Apresiasi Pelangi di Mars
-
Menelisik Broken Strings, Film Bermodalkan Sensasi dan Eksploitasi Doang?
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Novel Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Resmi Diadaptasi Jadi Film
-
Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kesha Ratuliu Curhat Diusir Influencer di Depan Umum, Padahal Kenal Dekat
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta