Entertainment / Film
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:01 WIB
Pemutaran film Penerbangan Terakhir di Yogyakarta (Suara.com/Rosiana)
Baca 10 detik
  • Penerbangan Terakhir menampilkan Jerome Kurnia sebagai Deva, pilot tampan namun toxic yang memanipulasi Tiara.
  • Akting Jerome membuat penonton emosi, sementara Nadya Arina mengaku kesal sejak membaca naskah.
  • Film ini menyampaikan pesan agar perempuan tidak menyerahkan kontrol diri pada laki-laki dan berani bangkit.
  •  

Suara.com - Aktor Jerome Kurnia dan aktris Nadya Arina hadir dalam pemutaran film terbaru mereka, Penerbangan Terakhir, di XXI Ambarrukmo Plaza Yogyakarta pada Sabtu (17/1/2026).

Dalam film Penerbangan Terakhir itu, Jerome Kurnia berperan sebagai Deva Angkasa. Ia merupakan seorang pilot muda dan tampan yang menjadi dambaan banyak perempuan.

Sementara Nadya Arina bermain sebagai Tiara, pramugari cantik yang jatuh ke dalam pesona Deva. Ia dan sang kapten pun menjalin hubungan asmara setelah berkenalan beberapa bulan.

Konflik muncul ketika sifat asli Deva diketahui oleh Tiara. Rupanya sang pilot gemar 'bermain' dengan banyak perempuan di belakang sang kekasih.

Bahkan, diam-diam Deva telah memiliki hubungan serius dengan seorang selebgram bernama Nadya (Aghniny Haque).

Deva merupakan gambaran dari pria-pria toxic yang kerap memainkan perasaan perempuan. Ia memikat 'korbannya' dengan manipulasi dan praktik love-bombing.

Ia juga merepresentasikan pria-pria yang selalu memandang rendah perempuan, di mana mereka menganggap dirinya lebih 'aman' ketika terlibat suatu kesalahan.

Akting Jerome Kurnia yang sangat menjiwai sukes membuat penonton turut tersulut amarah. Beragam makian dilontarkan penonton di sepanjang film.

"Halah! Sweetheart, sweetheart! Brengs*k banget jadi cowok!" teriak salah seorang perempuan ketika Deva mencoba memanipulasi Tiara.

Baca Juga: Syuting Penerbangan Terakhir, Jerome Kurnia Berhasil Kecoh Petugas Bandara dan Pilot

Bahkan, rasa kesal tersebut terbawa ketika Jerome Kurnia dan Nadya Arina menyapa penonton di dalam Studio 5.

"Bukan aku yang red flag ya, tapi Deva di dalam film itu," ucap Jerome Kurnia bercanda.

Tidak hanya penonton, rupanya Nadya Arina juga merasakan emosi yang sama ketika membaca naskahnya.

“Dari baca script saja aku sudah kesal. Emosi itu akhirnya keluar saat berakting," kata Nadya Arina.

Dari film tersebut, Nadya Arina berpesan kepada perempuan-perempuan untuk tidak menyerahkan kontrol atas diri kepada laki-laki mana pun. Bahkan terhadap pasangan.

“Kita jangan sampai memberikan kontrol atas diri kita ke orang lain. Kalau itu sudah terjadi, kita harus berani mengakui, bangkit, dan minta bantuan,” pesan Nadya.

Load More