- Bupati Pekalongan diciduk KPK saat sedang mengisi daya mobil listriknya di Semarang tengah malam.
- Fadia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek outsourcing Pemkab Pekalongan TA 2023–2026.
- KPK menahan Fadia di Rutan Gedung Merah Putih untuk 20 hari ke depan guna penyidikan lebih lanjut.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan cerita di balik penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Siapa sangka, proses pengamanan kakak Fairuz A Rafiq ini terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) saat ia tengah menunggu baterai mobilnya terisi penuh.
Pengejaran ini tidak berjalan mulus sejak awal. Tim penyidik KPK yang awalnya melakukan pemantauan di wilayah Kabupaten Pekalongan sempat hampir kehilangan jejak karena target berpindah lokasi secara mendadak.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa penangkapan akhirnya dilakukan di Semarang, bukan di wilayah kekuasaan Fadia di Pekalongan.
"Setelah dari Pekalongan itu, tim ada yang bergerak ke Semarang. Bahkan hampir kehilangan yang bersangkutan gitu," terang Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Maret 2026.
Beruntung, petugas sudah mengantongi informasi detail mengenai jenis dan nomor pelat mobil yang dikendarai Fadia. Pencarian intensif di ibu kota Jawa Tengah itu pun membuahkan hasil berkat ketelitian tim di lapangan.
"Ketika sampai ke Semarang, itu semacam keberuntungan lah," ujar Asep.
Berdasarkan pantauan, mobil yang ditumpangi Fadia tengah mengisi baterai di SPKLU.
"Dicari ternyata mobil listrik ada lagi dicharge, lagi diisi. Nah di situ (SPKLU) ketemunya," kata Asep.
Baca Juga: Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
Penangkapan tersebut terjadi tanpa perlawanan berarti di waktu yang sudah larut. "Di hampir tengah malam baru ketemu. Tengah malam itu baru ketemu dan bisa diamankan," tambahnya.
KPK kini telah resmi menetapkan Fadia sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing dan proyek pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk Tahun Anggaran 2023–2026.
Sebagai langkah hukum lanjutan, Fadia akan menjalani masa tahanan selama 20 hari pertama.
"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap Saudari FAR untuk 20 hari pertama sejak 4 sampai dengan 23 Maret 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK," tegas Asep.
Atas perbuatannya, Fadia dijerat dengan Pasal 12 huruf i dan Pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 127 ayat (1) KUHP. Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat masalah integritas dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa.
Berita Terkait
-
Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan
-
Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
Terkini
-
Tak Ada Kaos Kaki, Kisah Haru Ayah Baluri Kaki Anak dengan Arang Bikin Mewek
-
Raffi Ahmad Mendadak Jalani Operasi Tengah Malam, Sakit Apa?
-
Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud
-
Ibu Adhisty Zara Curahkan Perasaan Setelah Anaknya Menikah dengan Tsaqib
-
Warga Depok Harus Bangga, Studio Ilustrasi di Sana Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande
-
Bantah Tudingan Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah Buktikan Tidak Gila Harta
-
Lirik Lagu Iqro' Karya Raim Laode: Tamparan Keras Agar Manusia Tak Sombong di Dunia
-
American Gangster: Kisah Nyata Raja Heroin Frank Lucas yang Masih Eksis di Netflix
-
Pernah Promosikan Hanania Travel, Keanu Agl hingga Dara Arafah Berpotensi Dipanggil Polisi
-
Taktik Penyadapan FBI Guncang Sejarah Kriminal AS, Fokus Utama Dokumenter Fear City di Netflix