Suara.com - Indonesia kembali mencuri perhatian industri perfilman dunia setelah film spin-off Netflix Extraction: Tygo memilih Tanah Air sebagai lokasi syuting utama.
Film yang dibintangi Lisa BLACKPINK ini mengambil lokasi di kawasan perbukitan karst Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Salah satu lokasi yang digunakan adalah Indiana Camp di Kecamatan Cipatat, destinasi wisata alam dengan tebing karst menjulang yang eksotis.
Dalam alur cerita film, kawasan Indiana Camp digambarkan sebagai latar perkampungan dan area berkumpul.
Selain Extraction: Tygo, deretan film berikut ini juga mengambil lokasi syuting di Indonesia.
1. Blackhat (2015)
Film bergenre cyber-crime ini dibintangi Chris Hemsworth dan menampilkan Jakarta sebagai latar penting dengan nuansa kota metropolitan yang padat.
Pengambilan gambar dilakukan di Monas, Pelabuhan Sunda Kelapa, Lapangan Banteng, serta kawasan Tanah Abang yang menambah kesan realistis cerita.
Sutradara Michael Mann bahkan melibatkan ribuan figuran lokal untuk memperkuat adegan, sekaligus memperlihatkan keberagaman budaya Indonesia secara autentik.
2. Eat Pray Love (2010)
Film romantis ini menjadi salah satu karya Hollywood paling berpengaruh dalam mempromosikan pariwisata Indonesia ke mata dunia internasional.
Lokasi syuting berpusat di Ubud, Bali, termasuk Pasar Seni Ubud dan hamparan sawah Tegalalang yang menampilkan ketenangan khas Pulau Dewata.
Kehadiran aktris senior Christine Hakim turut memperkuat nuansa lokal dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada penonton global.
3. King Kong (2005)
Meski berlatar fiktif Skull Island, sutradara Peter Jackson memilih Indonesia untuk menggambarkan pulau misterius yang penuh keajaiban alam.
Pulau Mursala di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dipilih karena memiliki air terjun unik yang langsung jatuh ke laut lepas.
Keindahan alam Pulau Mursala menjadi salah satu visual paling ikonik dan melekat kuat dalam ingatan penonton film tersebut.
4. Anacondas: The Hunt for the Blood Orchid (2004)
Sekuel film ini memindahkan latar cerita ke hutan tropis Indonesia yang dianggap lebih liar dan penuh tantangan dibanding Amazon.
Lokasi syuting dilakukan di hutan bakau serta sungai-sungai Kalimantan yang lebat dan sulit dijangkau oleh manusia.
Cerita film berfokus pada pencarian anggrek hitam legendaris yang dipercaya hanya tumbuh di hutan Kalimantan.
5. Java Heat (2013)
Film aksi ini sepenuhnya mengambil latar Indonesia dan melibatkan aktor Hollywood Kellan Lutz serta Mickey Rourke sebagai pemeran utama.
Candi Borobudur di Magelang dan berbagai sudut kota Yogyakarta menjadi latar utama yang memperkuat atmosfer cerita penuh intrik.
Aktor Indonesia seperti Ario Bayu dan Atiqah Hasiholan tampil menonjol, menunjukkan kemampuan akting lokal di panggung internasional.
6. Beyond Skyline (2017)
Film fiksi ilmiah ini menampilkan invasi alien dengan sentuhan bela diri khas Indonesia melalui keterlibatan Iko Uwais dan Yayan Ruhian.
Pengambilan gambar dilakukan di Candi Prambanan Yogyakarta serta Infinite Studios Batam untuk adegan berskala besar.
Meski dalam cerita berlatar Laos, kemegahan Candi Prambanan memberikan kesan visual epik yang sulit dilupakan penonton.
7. Savages (2012)
Film garapan Oliver Stone ini dibintangi John Travolta, Blake Lively, dan Salma Hayek dengan nuansa thriller yang intens.
Pulau Moyo di Nusa Tenggara Barat dipilih sebagai lokasi syuting karena keindahan alamnya yang masih alami dan eksklusif.
Pulau ini juga dikenal sebagai destinasi favorit selebritas dunia, sehingga memperkuat citra Indonesia sebagai lokasi premium.
8 After the Dark / The Philosophers (2014)
Film ini mengisahkan kelas filsafat yang membayangkan skenario kiamat nuklir dengan pendekatan intelektual dan visual mendalam.
Gunung Bromo, Candi Prambanan, serta Pulau Belitung menjadi lokasi syuting yang menambah kesan dramatis dan reflektif.
Aktris Indonesia Cinta Laura mendapatkan peran penting, menandai keterlibatan talenta lokal dalam produksi internasional.
Deretan film internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi syuting membuktikan bahwa kekayaan alam dan budaya Nusantara memiliki daya tarik sinematik luar biasa.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Produser Delon Tio Tegur Pemilik Usaha Usai Rekaman CCTV Lisa BLACKPINK di Indonesia Tersebar
-
Lagi Asyik Jalan-Jalan di Grand Indonesia, Lisa BLACKPINK Nyaris 'Nyusruk'
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kemang, Warga Tak Ada yang Sadar
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Padahal Berlatar Myanmar, Syuting Film Extraction: Tygo di Jakarta Bikin Macet dan UMKM Rugi
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Pamitan karena Stres Berat, Benarkah Reza Arap Cabut dari Marapthon?
-
Hukum Foto di Makam seperti Sahabat-Sahabat Vidi Aldiano, Bolehkah?
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace