- Langkah hukum Ressa dipicu oleh sakit hati karena ibu asuhnya dilaporkan ke polisi oleh pihak Denada terkait sengketa mobil.
- Kuasa hukum membantah klaim fasilitas rumah dan mobil, menyebut Ressa justru harus mencicil mobil sendiri dengan bekerja sebagai sopir online.
- Karena mediasi buntu, pihak Ressa siap melanjutkan kasus ke persidangan terbuka yang berisiko mengungkap fakta atau "aib" ke publik.
“Resa itu pernah difasilitasi mobil, tapi disuruh ngredit dan bayar sendiri. Itu faktanya. Jadi menurut teman-teman pers, apakah itu bisa disimpulkan ‘sudah membelikan mobil’? Bingung saya,” tambahnya.
Istilah Penelantaran Dipersoalkan
Dalam penjelasannya, Ronald juga menyoroti penggunaan istilah “penelantaran anak” yang kerap dilekatkan pada kasus ini. Sang advokasi menilai istilah tersebut kurang tepat menggambarkan kondisi kliennya.
“Frasa penelantaran anak itu sebetulnya datangnya dari kawan-kawan pers. Yang paling pantas itu sebetulnya konsepnya Membuang Anak. Karena kalau penelantaran, orang tuanya masih mengakui. Ini membuang,” tegas Ronald.
Dia turut menyinggung kontras antara citra Denada di mata publik dengan kondisi yang dialami Ressa dan keluarga yang membesarkannya.
Mediasi Gagal, Siap Lanjut ke Persidangan
Upaya mediasi yang sempat diharapkan menjadi jalan damai disebut tidak berjalan mulus. Ronald mengungkap, pihak Denada tidak hadir dalam agenda mediasi dengan alasan komunikasi dengan kuasa hukum terputus, alasan yang menurutnya sulit diterima.
Dengan demikian, pihak Ressa menyatakan siap melanjutkan perkara ke sidang terbuka. Ronald menegaskan bahwa proses persidangan berpotensi membuka berbagai fakta yang selama ini tidak muncul ke publik.
“Kalau memang mereka sudah siap, Insyaallah kami lebih siap. Mohon maaf ya, kalau sampai membuka aib ke mana-mana, ya jangan salahkan saya. Karena sistem persidangan itu kan terbuka untuk umum,” ucapnya.
Baca Juga: Isu Liar di TikTok, Benarkah Teuku Ryan Ayah Biologis Ressa yang Ngaku Anak Kandung Denada?
Sebagaimana diketahui, kasus ini mencuat setelah Ressa Rizky Rosano mengaku sebagai anak kandung Denada yang sejak bayi diasuh oleh keluarga mendiang Emilia Contessa di Banyuwangi.
Ressa menyatakan baru mengetahui identitas ibu kandungnya setelah Emilia meninggal dunia. Selama tinggal bersama sang nenek, dia bahkan sempat bekerja sebagai sopir pribadi dengan upah Rp2,5 juta per bulan.
Melalui gugatan tersebut, Ressa menuntut pengakuan status anak serta ganti rugi materiil dan immateriil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak Denada menanggapi penjelasan kuasa hukum Ressa.
Berita Terkait
-
Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya
-
Menang atas Gugatan Ressa, Denada Juga Resmi Jadi Ibu Mertua
-
Kini Sudah Diakui Anak, Denada Janji Pertemukan Ressa Rizky Rossano dan Aisha di Singapura
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan