Suara.com - Sejak kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, media sosial dipenuhi beragam reaksi emosional dari publik.
Sebagian besar warganet, sahabat dekat, dan penggemar memilih fokus mendoakan almarhumah serta mengenang kebaikan yang pernah ditunjukkan semasa hidupnya.
Namun di sisi lain, muncul pula narasi negatif yang menyoroti kesalahan masa lalu dan gaya hidup Lula Lahfah secara berlebihan.
Perdebatan tersebut memicu kegaduhan, hingga menimbulkan keprihatinan dari sejumlah figur publik yang menilai sikap tersebut tidak berempati.
Salah satu suara yang paling menyita perhatian datang dari Sabrina Chairunnisa melalui unggahan Instagram-nya pada Selasa, 27 Januari 2026.
Dalam unggahan panjang, Sabrina secara tegas meminta warganet berhenti mengurusi dosa orang lain, terlebih mereka yang telah meninggal dunia.
"Dear netizen, bisakah kita berhenti mengurusi dosa orang lain? Apalagi ketika orang tersebut telah meninggal dunia," tulisnya.
Sabrina mengawali pesannya dengan pengakuan bahwa tulisannya mungkin membuat sebagian orang tidak nyaman, namun dia merasa momen ini tepat berbicara.
Baca Juga: Banting Tulang dari Masa Sulit demi Keluarga, Ayah Ungkap Sifat Asli Lula Lahfah
Sabrina menekankan pentingnya saling mengingatkan sebagai sesama manusia, bukan untuk menghakimi, melainkan menjaga empati dan nilai kemanusiaan.
Menurut mangtan istri Deddy Corbuzier tersebut, mengadili perbuatan seseorang semasa hidupnya bukanlah tugas manusia, melainkan hak Tuhan sepenuhnya.
Finalis Miss Indonesia ini juga mengingatkan bahwa membuka aib, berspekulasi, serta menjadikan dugaan dosa orang lain sebagai konsumsi publik adalah tindakan keliru.
Sabrina Chairunnisa menilai fakta hukum sekalipun tidak pantas digelar bebas di media sosial tanpa dasar dan kewenangan yang jelas.
Jika memang terdapat dugaan pelanggaran hukum, Sabrina menegaskan biarlah aparat berwenang yang bekerja sesuai aturan berlaku.
Sabrina menambahkan bahwa di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu, fokus memperbaiki kehidupan pribadi jauh lebih penting.
Berita Terkait
-
Banting Tulang dari Masa Sulit demi Keluarga, Ayah Ungkap Sifat Asli Lula Lahfah
-
Reza Arap Datang Tahlilan, Ayah Lula Lahfah Bungkam soal Pemeriksaan Kasus Putrinya
-
Reza Arap Ada di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi: Makanya Kami Minta Klarifikasi
-
Orangtua Waspada, Dinar Candy Edukasi Narkoba Jenis Baru: Bentuknya Mirip Balon Ulang Tahun
-
Alasan Polisi Tetap Periksa CCTV dan Reza Arap di Kasus Kematian Lula Lahfah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
Ada Sisi Humanis Hantu Tanpa Kepala di Film The Bell Panggilan untuk Mati
-
Sinopsis Film Verity, Kolaborasi Panas Anne Hathaway dan Dakota Johnson
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi
-
5 Seconds of Summer Gelar Konser di Jakarta November Mendatang, Segini Harga Tiketnya
-
Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi