-
Film horor-fantasi Rajah karya sutradara R. Jiwo Kusumo dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada 26 Februari 2026.
- Film ini mengangkat tema drama psikologis tentang bahaya mengambil jalan pintas dan konsekuensi dari ego manusia yang ingin hasil instan.
- Samuel Rizal melakukan transformasi karakter secara organik, sementara Aditya Zoni menjalani debut film horornya bersama sang adik, Panji Zoni.
Suara.com - Rumah produksi Eight Sense Production siap menebar teror di bioskop Tanah Air melalui film horor terbaru berjudul Rajah.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 26 Januari 2026, para pemain dan kru membagikan detail serta tantangan di balik produksi film yang akan tayang serentak mulai 26 Februari 2026 ini.
Film Rajah yang disutradarai oleh R. Jiwo Kusumo ini dibintangi oleh jajaran aktor ternama seperti Samuel Rizal, Aditya Zoni, dan Panji Zoni.
Mengusung genre horor-fantasi dengan sentuhan drama psikologis, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga sarat akan pesan moral yang relevan dengan kehidupan.
Produser sekaligus pemain, Ditha Samantha, menjelaskan bahwa Rajah lebih dari sekadar tontonan seram. Menurutnya, film ini mengangkat nilai-nilai luhur untuk mengingatkan penonton tentang konsekuensi dari setiap perbuatan, terutama jalan pintas yang ditempuh melalui cara-cara curang.
"Film ini berusaha bawa cerita dan nilai dari leluhur ya, agar jangan curang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Semua akan ada ganjarannya dalam setiap perilaku," kata Ditha di hadapan awak media.
Pendalaman Karakter Tanpa Janji
Salah satu sorotan utama dalam film ini adalah penampilan Samuel Rizal yang memerankan Malawangsa, sang tokoh antagonis utama.
Dengan suara berat dan gestur yang mengintimidasi, Samuel berhasil menciptakan karakter penguasa ilmu hitam yang ikonik. Menariknya, transformasi ini murni inisiatifnya sebagai seorang aktor.
Baca Juga: Review Film Pabrik Gula: Horor Psikologis yang Menguliti Dosa Masa Lalu
Samuel mengaku tidak ada perjanjian khusus dengan sutradara untuk membentuk karakternya seperti itu. Semua terjadi secara organik selama proses syuting setelah melalui diskusi intens saat reading.
"Sebenarnya enggak ada janjian harus gini, harus gitu. Memang, murni inisiatif saya sebagai seorang aktor mengimplementasikan karakter Malawangsa," ungkap Samuel Rizal.
"Waktu hari H itu enggak ada tuh suara diberat-beratin, itu semua terjadi saat syuting. Saya sebagai aktor bertanggung jawab sama peran saya. Dan puji syukur, Mas Jiwo (sutradara) meng-approve. Selama enggak di-cut berarti Mas Jiwo suka," tambahnya.
Ego Manusia di Balik Sosok Mistis
Tantangan serupa juga dihadapi Aditya Zoni yang memerankan Birsyah, tangan kanan Malawangsa. Ini adalah film horor perdananya yang menuntut pendalaman psikologis yang kuat.
Menurut Aditya, karakternya bukanlah seorang dukun biasa, melainkan representasi dari ego manusia yang menginginkan segalanya secara instan.
Berita Terkait
-
Dosa Masa Lalu yang Tak Pernah Mati: Ulasan Mendalam Film Lastri Arwah Kembang Desa
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan