Entertainment / Gosip
Kamis, 29 Januari 2026 | 14:46 WIB
KDM semprot Sudrajat penjual es gabus yang ketahuan bohong soal uang sekolah anak. [Instagram/@dedimulyadi71]

Suara.com - Dedi Mulyadi bertemu Sudrajat, penjual es kue jadul atau gabus yang viral karena menerima perlakuan tak menyenangkan dari aparat.

Melalui akun Instagram @dedimulyadi71 pada Kamis, 29 Januari 2026, Kang Deddy Mulyadi (KDM) membagikan obrolan mereka di dalam mobil.

"Bapak sudah berapa hari enggak usaha?" tanya KDM.

"Empat hari," jawab Sudrajat yang tak lagi berjualan setelah es gabus dagangannya setelah dituduh mengandung bahan berbahaya.

Sudrajat kemudian curhat kebingungan mengenai biaya sekolah anak.

"Rp1,5 juta, Pak. Udah empat bulan enggak bayar-bayar," kata Sudrajat.

Pengakuan Sudrajat rupanya tak dipercaya KDM lantaran sekolah negeri seharusnya gratis.

"Enggak mungkin pak sekolah negeri, SD, bayar Rp200 (ribu). Nanti saya cek sekolahnya," imbuh KDM.

Baca Juga: Fitnah Jadi Berkah, Sudrajat Penjual Es Gabus Dihadiahi Umrah

Usai diomeli KDM, Sudrajat mengubah pengakuannya bahwa hanya menunggak satu bulan.

"Bapak ini empat apa sebulan (tunggakan) sekolahan belum bayarnya?" tanya KDM lagi.

"Sebulan," jawab Sudrajat sambil tersenyum malu-malu.

Sudrajat, pedagang es gabus yang diintimidasi aparat (Bidik layar video Youtube)

Sudrajat yang sempat berbohong membuat KDM jadi urung memberikan uang kepadanya secara langsung.

"Berarti Rp200 (ribu) dong, bukan sejuta setengah. Jangan ngarang! Gimana?" kata KDM mengomel.

"Kalau ingin hidup maju harus jujur. Kalau kitanya tidak jujur, nanti dapet banyak susah dalam hidupnya," imbuh Gubernur Jawa Barat tersebut.

Kendati begitu, KDM masih menanyakan kebutuhan Sudrajat seperti beras dan membayar sewa kontrakan.

KDM lantas memberikan uang Rp10 juta untuk membayar kontrakan satu tahun serta membayar utang di warung dan tunggakan sekolah anak Sudrajat.

Rinciannya ialah sewa kontrakan Rp9,6 juta, membayar utang di warung untuk membeli beras Rp200 ribu, dan tunggakan sekolah anak Rp200 ribu.

Hanya saja karena sudah terlanjur tak percaya, KDM ingin membayarkannya secara langsung.

"Langsung bayar kontrakannya sama saya. Takut enggak dibayarin,"tutur KDM.

Alhasil Sudrajat hanya menerima uang tunai Rp2 juta dari KDM untuk uang modal berjualan es gabus lagi.

Keraguan Deddy Mulyadi pun dituliskan di caption unggahannya tersebut.

"Terkait es produk bapaknya, itu sudah tidak ada masalah. Terkait bantuan untuk bapak penjual es, saya akan atur karena selama ngobrol, agak gimana gitu ya feeling-nya," tulis Deddy Mulyadi.

Menanggapi unggahan Instagram Deddy Mulyadi, warganet mengaku ikut kecewa lantaran Sudrajat sempat berbohong.

"Ada enggak jujurnya juga si bapaknya, untung Rp10 juta langsung kasih ke yang punya kontrakan sama Pak Dedi," komentar akun @riniamana***.

"Aduh jadi enggak respek nih sama bapaknya kenapa harus boong si pak," sahut akun @subahrula***.

"Waduh salah gue rispek sama ni orang," kata akun @dewi***.

Namun tak sedikit pula warganet yang membela apabila Sudrajat kemungkinan masih kena mental setelah tuduhan aparat kepadanya.

"Kita enggak tahu ya kondisi yang sebenernya. Apa beliau tertekan atau takut tolong jangan dihujat. Kalau enggak bisa bantu mah kita doain yang terbaik," ujar akun @ratihharyat***.

"Punten bapak aing. Menurut informasi pengalaman ibu saya, yang pernah jadi tetangga beberapa tahun lalu. Beliau (Pak Sudrajat) memang terkadang agak sulit kalau diajak komunikasi. Suka kurang nyambung mungkin karena ada tekanan mentalnya," timpal akun @surya_cu***.

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Load More