Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang tukang es gabus bernama Sudrajat yang mendadak didatangi oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat tengah menjajakan dagangannya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026).
Tanpa alasan yang jelas, Sudrajat dituding telah menjual es gabus atau es kue yang berbahan dasar spons.
Tak hanya menerima fitnah yang tak mendasar, Sudrajat juga menerima perlakuan tidak menyenangkan dari dua oknum aparat tersebut.
Berikut adalah kronologi kasus tukang es gabus dituduh menjual es berbahan spons selengkapnya.
Video Viral
Awal mula kasus tukang es gabus tersebut viral bermula dari sebuah video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan saat kedua aparat tersebut tengah mengintimidasi seorang tukang es yang belakangan diketahui bernama Sudrajat.
Dalam video tersebut, mereka terlihat mengintimidasi tukang es gabus malang tersebut.
“Tahu kan kamu ini dari busa kan? Kenapa kamu jual?" katanya dari video yang beredar luas.
Dengan tegas, ia menyebut bahwa es tersebut berbahaya jika dikonsumsi anak-anak
“Ini kalau dimakan sama anak kecil ini bikin penyakit,” lanjutnya.
Baca Juga: Hotman Paris Pasang Badan, Siap Kirim 10 Pengacara Bela Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat
Dalam video, Sudrajat tampak pasrah dan tidak berkutik mendapat intimidasi dari kedua aparat tersebut.
Sudrajat Alami Penganiayaan
Tak hanya diintimidasi dan difitnah, Sudrajat yang sudah berjualan lebih dari 30 tahun itu mengaku mendapatkan penganiayaan dari aparat tersebut.
“Dia beli es kue, bapaknya polisi saya belum tahu. Dibejek-bejek es kue saya kayak kapas,” kata Sudrajat.
Sudrajat bahkan mengaku ditendang, dipukul, hingga wajahnya dilempari es kue dagangannya.
“Terus es kue saya dilempar di muka saya. Saya ditendang apa, semua, dikepret, ditonjok sama polisi,” ujar Sudrajat.
Berita Terkait
-
Mega Salsabillah Sentil Balik Deddy Corbuzier dan KDM soal Penjual Es Gabus, Alasannya Keren Banget
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
-
Sudrajat Penjual Es Gabus Ketahuan Banyak Bohong, Deddy Corbuzier Batal Kasih Bantuan
-
Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup