Suara.com - Konten sejam pacari anak SMA yang dibuat kreator konten Shandy Logay menjadi kontroversial.
Meski hanya konten, beberapa menilai Shandy Logay sudah melakukan perbuatan eksploitasi anak hingga child grooming.
Setelah viral, dia benar-benar diamankan oleh polisi atas laporan masyarakat yang resah.
Dibeberkan ternyata terduga pelaku sudah sering melakukan seksual harassment atau pelecehan seksual, dan eksploitasi anak.
Sayangnya korban-korbannya tak berani speak up.
Namun dengan penangkapan Shandy Logay, beberapa korban akhirnya berani bicara ke publik tentang tindakan asusila yang dilakukan sang kreator konten.
Lalu siapa sebenarnya sosok Shandy Logay ini?
Profil Shandy Logay
Baca Juga: Willie Salim Klarifikasi Tudingan Giveaway Settingan: Aku Tidak Pernah Berniat
Shandy Logay dikenal sebagai influencer dan kreator konten asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang membangun basis massa melalui konten-konten interaksi sosial.
Dia memiliki 1,5 juta followers di TikTok dan 429 ribu followers di Instagram.
Sebelum tersandung kasus hukum, akunnya sering kali mengunggah video "eksperimen sosial" yang melibatkan orang asing di tempat umum.
Namun, popularitas yang ia bangun justru runtuh setelah pihak kepolisian mengendus adanya praktik eksploitasi di balik kamera.
Sayangnya tak ada informasi detail tentang identitas dirinya yang dibagikan lewat akun media sosialnya.
Kontroversi Shandy Logay
Berita Terkait
-
Willie Salim Klarifikasi Tudingan Giveaway Settingan: Aku Tidak Pernah Berniat
-
Timothy Ronald Dipolisikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto, Kerugian Tembus Rp 3 Miliar
-
Jeremiah Lakhwani Update Hasil Interview WWE, Galau Gegara Diminta Pindah ke Amerika
-
7 Fakta Perceraian Kristy dan Desmond Scott yang Bikin Geger, Ada Perselingkuhan?
-
Rumah Keluarga dan Mobil Jadi Sasaran, Sherly Annavita Buka Rekaman CCTV Aksi Teror
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987
-
4 Film Legendaris Berlatar Iran, Menyentuh Hati di Tengah Gejolak Dunia
-
Kisah Pilu Nunung Jalani Kemoterapi: Tulang Kayak Copot Hingga Tubuh Mengambang
-
Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk
-
Dari Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari
-
Ustaz Solmed Kecam Keras Pendakwah Inisial SAM: Sangat Biadab, Segera Tersangkakan!
-
Film 'Pelangi di Mars' Jadi Tonggak Sejarah CGI dan VFX Kelas Dunia dari Indonesia