Suara.com - Deddy Corbuzier secara terbuka menyentil keras kebohongan Sudrajat, penjual es gabus yang sempat viral nasional.
Kasus ini bermula dari pengakuan Sudrajat bahwa dirinya diintimidasi aparat, membuat warganet menyoroti kehidupannya yang serba kekurangan.
Setelah viral, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM mendatangi Sudrajat dengan niat memberi bantuan.
Namun KDM menemukan banyak ketidaksesuaian antara cerita Sudrajat dengan fakta lapangan setelah melakukan pengecekan langsung.
Temuan tersebut kemudian dikomentari Deddy Corbuzier melalui unggahan Instagram pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan nada sangat tajam.
"Kirim Babinsa lagi lah lima, buat mengayomi loh ya," sentil Deddy melalui caption unggahan tersebut.
Dalam video yang dibagikan, Deddy mengungkap bahwa dirinya menerima pesan langsung dari KDM terkait hasil pembicaraan dengan Sudrajat.
"Pak KDM itu DM gue, ceritanya panjang, tapi satu hal jelas, isinya ternyata bohong semua," ucapnya tegas.
Baca Juga: Hotman Paris Geram, Sebut Minta Maaf ke Penjual Es Tak Hapus Dosa Aparat
Mantan suami Sabrina Chairunnisa itu mengaku sejak awal tidak berniat mengundang Sudrajat ke podcast, melainkan ingin membantu secara kemanusiaan tanpa konten eksploitasi.
Namun niat tersebut berubah setelah mengetahui bahwa apa yang dikatakan Sudrajat tentang kondisinya adalah kebohongan.
"Bantuan dibilang nggak ada, motor katanya dipakai anak, uang sekolah disebut empat juta," katanya.
Deddy menilai cerita yang berubah-ubah mencerminkan sikap manipulatif yang memanfaatkan empati publik dalam situasi penuh simpati.
"Kadang manusia kalau ada musibah dipakai buat cari keuntungan, kesempatan dalam kesempitan," ujarnya menohok.
Menurut Deddy, perilaku semacam ini berbahaya karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap korban lain di masa depan.
Berita Terkait
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Geram Harta Kekayaannya Ditelanjangi, Inul Daratista Ngamuk dan Ancam Lapor Polisi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Mulan Jameela Santai Ngaku Diselingkuhi, Respons Ahmad Dhani Bikin Geleng Kepala: Gue Keren
-
Strategi Metropolitan Land Mengelola Risiko di Tengah Dinamika Properti
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur