Entertainment / Gosip
Selasa, 03 Februari 2026 | 20:00 WIB
Pandji Pragiwaksono usai bersilaturahmi dengan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (3/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pandji Pragiwaksono mengunjungi kantor MUI di Jakarta Pusat pada Selasa (3/2/2026) untuk mengklarifikasi materi stand up comedy-nya.
  • Proses dialog atau tabayyun antara Pandji dan MUI berjalan menyenangkan, memungkinkan klarifikasi maksud dari karya tersebut.
  • Pandji berkomitmen memperbaiki karya dengan mempertimbangkan perasaan publik setelah menerima nasihat dari Majelis Ulama Indonesia.

Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Kedatangan Pandji guna mengklarifikasi materi stand up comedy "Mens Rea" yang viral dan bikin gaduh.

Pandji Pragiwaksono menyebut suasana pertemuan tersebut berjalan santai. Proses tabayyun bahkan diwarnai canda gurau.

"Alhamdulillah dialognya juga terjadi tadi pembicaraannya berjalan dengan sangat-sangat menyenangkan penuh dengan tawa," kata Pandji Pragiwaksono ditemui usai berdialog dengan MUI.

Pandji Pragiwaksono juga bersyukur mendapat ruang untuk memberikan penjelasan. "Karena buat saya, itu yang paling krusial," ujar komika 46 tahun ini.

Pandji Pragiwaksono bersama pengacaranya, Haris Azhar usai bersilaturahmi dengan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (3/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]

"Juga, dan apa namanya, saya senang bisa punya kesempatan untuk bertemu dan menjelaskan karena itu buat saya yang paling krusial," ujar Pandji.

Pandji menyadari, karyanya rentan disalahartikan oleh pulbik. Baginya, penjelasan langsung dari sisi kreator sangat penting guna meredam kegaduhan yang terjadi.

"Sebagai seniman ketika saya bikin karya tentu ada banyak penafsiran, tapi senimannya sendiri kan juga bisa ditanya untuk kejelasan maksud dari sebuah karya, gitu kurang lebih. Dan tambah sedikit dan dinasihati juga," imbuhnya.

Pengakuan Pandji soal nasihat dari pihak MUI menjadi sorotan utama dalam kunjungannya. Ia pun menjelaskan soal nasihat yang diberikan.

Baca Juga: Diserang 10 Laporan, Pandji Pragiwaksono Bongkar 3 Rahasia Dapur 'Mens Rea'

"Saya diingatkan bahwa sebagai orang yang berkarya tentu selalu ada ruang untuk jadi lebih baik lagi," ucap Pandji Pragiwaksono.

Pandji yang tak mau berhenti berkarya setelah ini, pun akan mempertimbangkan soal perasaan orang-orang yang mungkin akan tersinggung dengan ucapannya.

Pandji Pragiwaksono usai bersilaturahmi dengan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (3/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]

"Karena saya ingin terus berkarya dan karyanya didesain untuk menghibur, maka karya itu harus didesain dengan mempertimbangkan perasaan sebanyak-banyaknya orang juga," tutur Pandji Pragiwaksono.

"Jadi komitmen untuk perbaikan sudah saya pastikan tadi di atas," imbuhnya.

Pandji Pragiwaksono juga berharap adanya polemik ini tak membuat para komika berhenti berkarya.

"Moga-moga ini akan membuat siapapun komika di Indonesia untuk semakin mantap berkarya. Karena tahu bahwa karya ini harus dilakukan dengan perbaikan terus menerus," ucap Pandji yang kini menetap di Amerika tersebut.

Load More