- ILHOON mendirikan label independen CPTZ bersama Team Carpenters untuk kebebasan eksplorasi artistik.
- Album personalnya, The Adam, merefleksikan proses menghadapi luka masa lalu dan bangkit menjadi kekuatan baru.
- Puncak proyeknya adalah konser solo "Maedup" pada 4 April 2026, menampilkan format full live band.
Suara.com - Musisi bertalenta ILHOON resmi membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya.
Tidak lagi sekadar mengikuti arus industri, ILHOON kini tampil lebih matang, mandiri, dan jujur melalui visi artistik yang ia bangun sendiri.
Menuju tahun 2026, ia telah menyiapkan serangkaian proyek besar yang akan menjadi tonggak sejarah dalam karier solonya.
Langkah paling signifikan dalam babak baru ini adalah berdirinya CPTZ, sebuah label independen yang ia rilis bersama Team Carpenters.
Melalui wadah ini, ILHOON memiliki kebebasan kreatif penuh untuk mengeksplorasi musik tanpa batas.
"Saya ingin dipahami secara sederhana sebagai seorang musisi, teman, dan manusia," ujar ILHOON dalam keterangan resmi.
Baginya, musik kini bukan sekadar profesi, melainkan medium untuk menjalin koneksi emosional yang jujur dengan pendengar, berbagi rasa sedih, bahagia, hingga harapan.
Refleksi diri ILHOON tertuang jelas dalam album The Adam, yang ia sebut sebagai karya paling personal.
Album ini menjadi saksi bisu prosesnya menghadapi luka masa lalu dan bangkit mencari cahaya baru.
Baca Juga: Ngabudayan Fest 2026 Rayakan Budaya Nusantara di Kawasan Candi Prambanan
Menariknya, Indonesia memiliki tempat spesial dalam perjalanan ini. Video musik untuk lagu "Michaelangelo" diambil di lanskap megah Gunung Bromo.
Kesunyian dan keindahan alam Bromo dipilih sebagai simbol kekacauan batin yang bertransformasi menjadi kekuatan untuk bangkit.
ILHOON pun mengenang proses syuting di Indonesia sebagai momen hangat yang penuh antusiasme.
Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun keemasan bagi ILHOON.
Ia dijadwalkan merilis album terbaru pada paruh pertama tahun tersebut. Puncaknya, sebuah konser solo bertajuk "Maedup" akan digelar pada 4 April 2026.
"Maedup" yang berarti "simpul" dalam bahasa Korea, melambangkan takdir dan keterikatan antarmanusia melalui musik.
Berita Terkait
-
Ngabudayan Fest 2026 Rayakan Budaya Nusantara di Kawasan Candi Prambanan
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
-
Siap-Siap Galau Massal! Eric Chou Bakal Guncang Jakarta dengan Panggung 360 Derajat di Mei 2026
-
Mahalini Comeback! Konser 'Koma' Digelar saat Valentine, Cek Harga Tiketnya di Sini
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa