Entertainment / Gosip
Rabu, 11 Februari 2026 | 16:58 WIB
Dokter Tirta ungkap ada pemilik brand media lokal ternama yang mengunggah video asusila di meida sosialnya. [Instagram]

Suara.com - Dokter Tirta kembali membahas dugaan kasus pelecehan yang kali ini menyeret nama salah satu owner brand media lokal.

Sorotan tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram-nya, setelah muncul kasus yang dinilai masih berkaitan dengan penyalahgunaan kuasa di industri brand lokal.

Kasus itu mencuat ketika seorang owner berinisial BA mengunggah video asusila bersama pacarnya di akun X-nya.

Unggahan tersebut kemudian menjadi viral dan memicu reaksi keras dari publik.

"Saya ingin membantu speak up beberapa hal yang teman-teman harus ketahui. Yang pertama ada kejadian baru dari salah satu sosok owner media lokal brand dengan inisial BA yang kemarin di X menyebarkan video sex tape-nya dengan pacarnya,” kata dr Tirta melalui akun Instagramnya @dr.tirta, Rabu (11/2/2026).

Ia menegaskan bahwa penyebaran video tersebut dilakukan tanpa persetujuan.

"Dan video tersebut disebarkan tanpa consent dan viral setelah netizen melakukan tekanan," kata dr Tirta.

Meski demikian, owner berinisial BA itu disebut sudah memberikan klarifikasi dan akan bertanggung jawab atas segala perbuatannya.

Baca Juga: Kasus Mohan Hazian Memanas, Warganet Seret Lagi Nama Gofar Hilman

"Mas BA ini akhirnya melakukan klarifikasi permintaan maaf dan siap bertanggung jawab atas konsekuensinya," ujarnya.

Aksi owner BA itu kemudian dibandingkan dengan respons owner sebelumnya dengan kasus serupa yang tengah ramai diperbincangkan.

"Buat mas owner M, itu contoh klarifikasi yang baik, setidaknya dia bertanggung jawab dan menerima konsekuensinya, terlepas tindakannya tuh sangat buruk dari Mas BA," imbuhnya.

Usai viral kasus Mohan, dr. Tirta ungkap ada owner brand media lokal sebar sex tape bareng pacar

Menurut dr Tirta, dua peristiwa viral tersebut terjadi dalam waktu yang sangat berdekatan.

"Kejadian Mas M dan Mas BA itu adalah dua kejadian beruntun dalam waktu 48 jam di dunia industri lokal brand," ucap dr Tirta.

Ia pun menyayangkan sikap para pelaku industri yang dinilai masih pasif melihat situasi tersebut.

Lebih lanjut, dr Tirta menyebut tindakan semacam ini bisa mencoreng citra industri.

"Tindakan ini mencerminkan bahwa di dunia brand lokal itu toxic, dan hal seperti ini tidak patut dilakukan karena tidak profesional," tuturnya.

dr Tirta juga mengingatkan agar dua kejadian tersebut tidak membentuk stigma negatif.

"Dan ini memberikan contoh yang buruk bagi industri lokal yang beneran ownernya serius. Jangan sampai dua kejadian ini membuat stigma bahwa owner brand lokal itu chaos, attitude-nya jelek, suka pake model," ucapnya.

Kontributor : Rizka Utami

Load More