Suara.com - Viral di media sosial sebuah unggahan salah satu affiliator dengan akun X @kforkinsley mengaku mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari oknum karyawan brand Eiger.
Melalui utasnya, ia mulanya bermaksud ingin menjual sandal yang dibelinya dari brand tersebut.
Ia mengaku kecewa karena merasa direndahkan oleh oknum Person In Charge Key Opinion Leader (PIC KOL) brand tersebut dengan kalimat yang menyakitkan.
“Mau jual sendal ini deh, soalnya abis direndahin sama PIC-nya. Mentang-mentang followersku cuman dua rebu,” tulis akun tersebut, Selasa (10/2/2026).
Affiliator tersebut mulanya membeli sepatu brand Eiger dan membagikannya di media sosial sebagai affiliate dan berhasil membantu meningkatkan penjualan brand tersebut.
“Beli sepatu modal sendiri, karena suka aku share di mana-mana, banyak yang beli (karena keliatan dari dashboard Shopee), mayan kan ningkatin penjualan tapi gak bayar KOL tapi malah begini wkwk,” tulis akun tersebut.
Setelah produknya laris manis berkat postingannya, Eiger menghubungi sang affiliator dan mengirimkannya sebuah produk tas.
Setelah menerima tas tersebut, afiliator itu lalu langsung memposting di platformnya. Namun ternyata PIC KOL Eiger tersebut tidak terima dan ingin affiliator mengirim lebih dulu draft-nya sebelum diposting.
Merasa tidak mendapatkan bayaran dari brand, affiliator itu menolak untuk merevisi sesuai keinginan brand.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Mohan Hazian Bantah Lakukan Pelecehan Seksual
“Oke ka, tapi aku no revisi ya, karena ini kan barter, bukan paid,” tulisnya.
Saat itulah oknum PIC KOL itu tak terima dan mulai merendahakan afiliator dengan kalimat yang tak pantas.
“Pada gini semua kok, willing untuk ngirim dulu draftnya, dan menerima revisi. Tidak angkuh bin sombong menolak revisi meskipun followernya baru 3k,” bunyi pesan yang dikirim PIC KOL Eiger.
Tak hanya mendapatkan kalimat yang menyakitkan, oknum PIC KOL tersebut juga meminta affiliator itu mengembalikan produk yang sudah diberikan.
Affiliator tersebut kemudian menyetujui untuk mengembalikan produk tas yang sudah diberikan tersebut.
Namun pihak Eiger tersebut masih terus menyudutkan affiliator dengan menyinggung jumlah followersnya yang masih sedikit.
Berita Terkait
-
Viral Prosesi Wisuda Santri di Pesantren Tuai Pro dan Kontra, Adab Anak Kiai Diperdebatkan
-
Bantah Dugaan Pelecehan, Mohan Hazian Siap Luruskan Isu di Konferensi Pers
-
3 Brand Ini Putus Kerja Sama dengan Mohan Hazian Akibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
-
Siapa Pemilik Thanksinsomnia? Mohan Hazian Resmi Dicoret dari Manajemen
-
Mohan Hazian Bantah Tuduhan Lakukan Kekerasan Seksual, Tapi Akui Pernah Khilaf terhadap Perempuan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus