Entertainment / Film
Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:00 WIB
Fakta Kontroversial Film Wuthering Heights. (Warner Bros.)

Bahkan menghilangkan esensi emosional dari novel Brontë yang seharusnya lebih mendalam daripada sekadar ketertarikan fisik.

3. Kerumitan Narasi yang Sulit Diadaptasi

Fakta Kontroversial Film Wuthering Heights.

Wuthering Heights dikenal sebagai novel yang sangat sulit dipindahkan ke layar lebar karena strukturnya yang rumit. 

Ada tantangan besar terkait silsilah keluarga yang dianggap membingungkan hingga bagian kedua buku yang sering diabaikan. 

Di paruh kedua novel, Heathcliff berubah menjadi sosok tiran yang kejam dalam hubungan yang sangat toxic. 

Banyak pengamat meragukan apakah versi Fennell akan mampu merangkum kerumitan ini tanpa merusak esensi aslinya, atau justru akan menjadi film yang benar-benar berbeda dari materi sumbernya.

4. Ketidakakuratan Kostum Secara Historis

Fakta Kontroversial Film Wuthering Heights.

Detail teknis juga tak luput dari kritik tajam dari para perancang kostum dan penggemar sejarah.

Mereka memperhatikan busana yang dikenakan Margot Robbie condong ke gaya Victoria tahun 1860-an, padahal novel ini berlatar akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19.

Baca Juga: Debut Akting Coach Justin di Film Jangan Seperti Bapak Banjir Komentar Kocak

Selain itu, adegan pemakaian korset tanpa lapisan dalaman (chemise) dianggap sangat tidak akurat.

Ini pula yang membuat penggemar merasa penggunaannya hanya untuk memperkuat nuansa seksual film tersebut, bukan untuk menjaga keaslian sejarah.

Itu tadi deretan fakta kontroversi Withering Height yang menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sastra klasik.

Meskipun menuai banyak kritik negatif sebelum penayangannya, film ini tetap menjadi salah satu tontonan yang paling banyak dibicarakan tahun ini.

Kontributor : Safitri Yulikhah

Load More