Entertainment / Gosip
Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:26 WIB
Taqy Malik [Instagram]
Baca 10 detik
  • Randy Permana (akun @paparich666) membongkar dugaan bisnis wakaf Al-Qur'an Taqy Malik yang harganya dipatok jauh di atas harga asli di Arab Saudi.
  • Praktik memperjualbelikan wakaf secara online dilarang oleh otoritas Saudi dan berisiko hukuman penjara hingga deportasi bagi pelakunya.
  • Sebagai rekan dan tour guide di Saudi, Randy merasa geram karena peringatannya diabaikan 

Suara.com - Taqy Malik tengah menjadi sorotan karena diduga jadikan penyaluran wakaf mushaf Alquran di Tanah Suci sebagai bisnis.

Dugaan ini pertama kali dibongkar oleh akun @paparich666 di Instagram. Akun tersebut merasa heran karena harga per mushaf yang dipatok Taqy kelewat mahal, yakni 80 riyal, separuh dari harga asli di pasaran.

"Selama ane lima tahun bolak-balik di Saudi, nggak pernah ketemu harga mushaf Alquran 80 riyal. Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?" ucapnya dalam postingan tersebut di Instagram.

Siapa sebenarnya sosok di balik akun tersebut. Ia adalah Randy Permana, seorang tour guide umrah yang bekerja di Saudi Arabia.

"Saya sudah bekerja kurang lebih lima tahun (menjadi tour guide umrah). Sekarang, dua tahun membuka jasa private tour," cerita Randy Permana kepada awak media dalam wawancara virtual, Jumat, 13 Februari 2026.

Randy Permana juga merupakan seorang fotografer dan videografer di Tanah Suci.

Jamaah Randy Permana bukan dari kalangan orang biasa. Ada sejumlah artis hingga pejabat yang menggunakan jasanya.

"Tamu-tamu saya kayak Juragan 99, kayak kemarin Dokter Oky. Ya rata-rata ada beberapa pejabat juga yang nggak bisa saya sebutkan. Jadi lebih ke private saja," jelas Randy Permana.

Selama menetap di Tanah Suci, Randy juga acap mendapat amanah menyalurkan wakaf mushaf. Hanya saja, harganya tak semahal Taqy.

Baca Juga: Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan

"Kita mengambil keuntungan mungkin Rp10.000 per mushaf. Itu wajar karena karena ada ongkos dari tempat ke masjid, terus ngangkat-ngangkat lagi atau apa itu sudah biasa," jelasnya.

Taqy di mata Randy juga bukan orang baru. Mereka saling mengenal, bahkan berteman.

Sebelum dugaan wakaf mushaf ini heboh, Randy Permana sebagai teman sudah mengingatkan Taqy Malik agar tidak melakukan konsep seperti itu.

Selain harganya yang terlalu mahal, wakaf mushaf yang disalurkan Taqy terlalu banyak, sampai ribuan. Hal ini kata Randy, bisa memantik perhatian otoritas Arab Saudi kerena dianggap jual beli mushaf secara ilegal.

"Bro, postingan kamu yang Reels membawa mushaf kardus apa ini kamu archive. Jangan dipost di Reels," kata Randy Permana.

"Kalau video ini FYP di Saudi atau apa, kita yang kena masalah.' Kita sudah ada kasusnya beberapa teman-temannya ketangkap," imbuhnya mengingatkan.

Taqy Malik saat itu ikut saran Randy Permana. Tapi kekinian, mantan suami Salmafina Sunan tersebut kembali membuka wakaf jelang Ramadhan.

Hal inilah yang membuat Randy Permana habis kesabaran dan membuka hal tersebut ke media sosial.

"Kita lebih was-was aja jadinya. (Khawatirnya) membahayakan kami-kami yang tinggal di Mekah, Madinah," kata Randy Permana.

"Karena dari pihak otoritas keamanan masjid menilai bahwa mushaf ini diperjualbelikan oleh jamaah secara online, dan itu secara aturan dilarang," ucapnya lagi.

Resikonya, ada yang dipenjara bahkan sampai dideportasi. "Kemungkinan bisa langsung dideportasi dengan blacklist tidak bisa masuk Saudi selama sepuluh tahun," jelas Randy Permana.

Load More