Suara.com - Pengakuan Jang Hansol yang kesal pada sesama orang Korea kembali disorot di tengah panasnya perang SEAblings vs Knetz di media sosial.
Warganet mengungkit pernyataan Hansol tentang tekanan sosial di Korea Selatan.
Dalam berbagai kontennya di kanal Korea Reomit, dia blak-blakan mengaku kurang nyaman dengan sebagian perilaku warga negaranya.
Hansol menyebut dirinya justru bahagia tumbuh besar di Malang, menikmati sekolah lokal dan kehidupan santai khas Jawa Timur.
Dia bahkan pernah menjadi Ketua OSIS dan menghabiskan waktu istirahat dengan bermain bola bersama teman-temannya.
Keluarganya sempat dijauhi komunitas Korea di Malang karena memilih membaur dengan warga lokal dibanding eksklusif.
Pengalaman itu membuat Hansol merasa kesal terhadap sikap tertutup sebagian warga Korea yang dinilainya terlalu menjaga jarak.
Saat kuliah di Singapura, dia juga pernah jengkel melihat mahasiswa Korea yang mengikuti program hanya demi mempercantik resume.
Mahasiswa tersebut disebut enggan berbaur, memilih menyendiri memakai headset, dan tidak tertarik memahami budaya setempat.
Dalam pengakuan lain, Hansol mengatakan dirinya menjalani konsultasi psikiater selama beberapa tahun akibat stres setelah pindah ke Seoul.
Dia menilai standar hidup dan ekspektasi sosial di Korea jauh lebih kaku dibanding Indonesia yang lebih santai.
Hansol juga menyoroti sistem pendidikan kompetitif yang menurutnya kurang ideal untuk membesarkan anak secara sehat.
Dia pun bercerita tentang anak atau keponakannya yang harus berjalan berjinjit agar tidak ditegur tetangga apartemen.
Berita Terkait
-
SEAblings Beraksi! Saat Netizen Se-Kawasan Kompak "Ganyang" Rasisme KNetz!
-
KNetz vs SEAblings Masih Panas, Kini Pemain Film Lara Ati Jadi Korban
-
Jang Hansol Ungkap Pentingnya Punya Dryer Baju, Ternyata Ada yang Bikin Merinding
-
5 Fakta Menarik Jang Hansol, YouTuber Korea yang Sangat Medhok
-
Potong Rambut di Salon Korea Selatan, Jang Hansol Disanjung Mirip Walikota Drakor Big Mouth
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Deretan Drama Korea yang Dibintangi oleh IU, Perfect Crown Segera Tayang
-
6 Alasan Pursuit of Jade Jadi Drama China Paling Dibicarakan di 2026
-
Cara Unik Ustaz Solmed Ucapkan Ultah pada April Jasmine, Bawa-Bawa Harga BBM
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Biasa Kalem, Bryan Domani Kini Tampil Brutal Jadi Mesin Pembunuh di Film Zona Merah
-
Konten Clara Shinta 'Kok Bisa Selingkuh' Kembali Viral, Kini Disebut Kena Ain
-
Lebih dari Sekadar Teror, Tumbal Proyek Hadirkan Plot Twist, Thriller, dan Gore Mencekam
-
8 Rekomendasi Serial Netflix April 2026, Ada Spin-off Stranger Things
-
Sinopsis Born Guilty, Park Seo Joon Jadi Penjahat Misterius di Drakor Noir Baru Disney+
-
Perankan Orang Madura, Bang Tigor Keceplosan Logat Batak Syuting Film The Hostage's Hero