Suara.com - Viral sebuah grup yang menjadi perkumpulan orang-orang untuk berpuasa setengah hari. Grup di aplikasi chat WhatsApp ini berjudul "Grup Puasa Setengah Hari".
Ada persyaratan untuk masuk ke grup ini, antara lain usia harus sudah 17 tahun ke atas.
Dalam bio grupnya, dituliskan kalau mereka punya rutinitas sahur yang menyimpang dari seharusnya sebagai umat muslim.
Jadwal sahur mereka jam 7 pagi dan harus live lewat aplikasi Zoom.
"Jadwal sahur jam 7 pagi, sahur wajib via Zoom," keterangan yang tertulis.
Di profil grupnya, terlihat foto makanan dan berluliskan PSH yang punya kepanjangan Persatuan Puasa Setengah Hari.
Lebih mengagetkannya lagi, grup itu punya banyak anggota yang jumlahnya tak sedikit.
Ada sekitar 787 anggota dalam grup nyeleneh tersebut.
Profil grup itu pun diunggah ulang akun Instagram Jakarta Keras pada 20 Februari 2026.
Baca Juga: Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara
"Astagfirullah, coba cek kali aja temen lu masuk grup der," tulis akun tersebut.
Meski belum diketahui kebenarannya apakah grup itu nyata adanya, sekadar lucu-lucuan atau hanya editan, namun sudah menimbulkan kehebohan di media sosial.
Beragam komentar netizen muncul memberikan reaksi jika memang grup itu benar ada.
"Malaikat Malik: akan ku sambut dengan pecut amarasuli," celetuk netizen.
"Nggak apa-apa, soalnya syarat sah puasa berakal," komentar netizen lain.
"Allah menjanjikan surga, tapi bro memilih warteg," komental lainnya.
Berita Terkait
-
Nonton Video Mukbang saat Puasa, Bisa Mengurangi Pahala? Ini Kata Ustaz
-
5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Selain Gorengan, Perut Tak Gampang Begah
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
-
Stoikisme di Bulan Puasa: Mengatur Hasrat, Menjaga Akal Sehat
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Manon KATSEYE Umumkan Hiatus Sementara Waktu
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia