Entertainment / Gosip
Minggu, 22 Februari 2026 | 13:30 WIB
Viral grup puasa setengah hari. (Instagram)

Suara.com - Viral sebuah grup yang menjadi perkumpulan orang-orang untuk berpuasa setengah hari. Grup di aplikasi chat WhatsApp ini berjudul "Grup Puasa Setengah Hari".

Ada persyaratan untuk masuk ke grup ini, antara lain usia harus sudah 17 tahun ke atas.

Dalam bio grupnya, dituliskan kalau mereka punya rutinitas sahur yang menyimpang dari seharusnya sebagai umat muslim.

Jadwal sahur mereka jam 7 pagi dan harus live lewat aplikasi Zoom.

"Jadwal sahur jam 7 pagi, sahur wajib via Zoom," keterangan yang tertulis.

Di profil grupnya, terlihat foto makanan dan berluliskan PSH yang punya kepanjangan Persatuan Puasa Setengah Hari.

Viral grup puasa setengah hari. (Instagram)

Lebih mengagetkannya lagi, grup itu punya banyak anggota yang jumlahnya tak sedikit.

Ada sekitar 787 anggota dalam grup nyeleneh tersebut.

Profil grup itu pun diunggah ulang akun Instagram Jakarta Keras pada 20 Februari 2026.

Baca Juga: Mertua Eks Pejabat Kementerian, Dwi Sasetya LPDP Terciduk Pamer Fasilitas Negara

"Astagfirullah, coba cek kali aja temen lu masuk grup der," tulis akun tersebut.

Meski belum diketahui kebenarannya apakah grup itu nyata adanya, sekadar lucu-lucuan atau hanya editan, namun sudah menimbulkan kehebohan di media sosial.

Beragam komentar netizen muncul memberikan reaksi jika memang grup itu benar ada.

"Malaikat Malik: akan ku sambut dengan pecut amarasuli," celetuk netizen.

"Nggak apa-apa, soalnya syarat sah puasa berakal," komentar netizen lain.

"Allah menjanjikan surga, tapi bro memilih warteg," komental lainnya.

Ada juga yang curiga jika itu hanya akal-akalan untuk promosi sebuah rumah makan atau warteg.

"Curiga adminnya yang punya warteg," komentar netizen itu.

Namun ada juga yang sampai mengeluarkan sebuah hadits untuk menyindir perilaku orang-orang yang puasa setengah hari.

"Ternyata yang udah pada gede malah ngajarin yang ga bener, Rasulullah bersabda tentang mimpi beliau: 'Aku melihat suatu kaum yang digantung pada urat-urat mereka, mulut mereka robek hingga mengalir darah. Aku bertanya: ‘Siapakah mereka?’" tulisnya.

"Dijawab: ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya di bulan Ramadhan.’” (HR. Sahih Ibnu Khuzaimah no. 1986)," lanjutnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More