- Film "Marty Supreme" tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Februari 2026, dibintangi Chalamet.
- Film produksi A24 ini mendapat sembilan nominasi Oscar 2026 serta berlatar New York 1950-an.
- Penyajian sinematik film ini cepat, intens, dengan visual kasar, mencerminkan ambisi tokoh utama.
Suara.com - KlikFilm resmi membawa salah satu film paling diantisipasi tahun ini, Marty Supreme, ke jaringan bioskop Indonesia mulai 25 Februari 2026.
Film produksi A24 ini datang dengan modal kuat berupa sembilan nominasi Oscar 2026, termasuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Aktor Utama Terbaik.
Disutradarai oleh Josh Safdie, Marty Supreme mengisahkan perjalanan Marty Mauser (Timothée Chalamet), seorang pemuda ambisius yang terobsesi mengejar kejayaan di dunia tenis meja.
Berlatar New York tahun 1950-an, film ini jauh dari kesan sejarah yang rapi dan cantik. Sebaliknya, penonton disuguhi potret kota yang kotor, penuh asap rokok, berkeringat, dan sesak.
Secara visual, Marty Supreme tampil dengan kesan kasar lewat warna-warna neon yang redup. Gambarnya memang tidak mulus atau "rapi", tetapi justru itu yang membuat suasananya terasa hidup dan punya karakter.
Chalamet tampil mencolok sebagai Marty yang tengil, menyebalkan, tapi sulit diabaikan.
Intensitasnya terasa paling kuat saat berada di meja ping-pong. Cara dia memegang bet dan sorot matanya membuat tenis meja terasa seperti duel serius, bukan olahraga ringan.
Tak heran, pendekatan fisik yang total ini membawanya meraih Aktor Terbaik di Golden Globe Awards dan Critics Choice Awards.
Secara teknis, Marty Supreme adalah pengalaman sinematik yang melelahkan sekaligus candu.
Baca Juga: Iko Uwais Comeback! Film Warrior Siap Sajikan Aksi Silat yang Brutal
Ritme film ini terasa cepat dan padat, hampir tanpa jeda untuk bernapas. Dari awal sampai akhir, musik latar terus bermain dan membuat suasana tegang dan tak pernah turun.
Kekacauan tersebut diperkuat dengan dialog yang saling bertumpuk dan latar suara yang bising membuat pengalaman menontonnya terasa intens.
Adegan yang ditampilkan culup seru dan memacu adrenalin, namun bisa terasa melelahkan bagi penonton yang tidak terbiasa dengan ritme cepat.
Meski demikian, koreografi setiap pertandingan tenis meja dieksekusi dengan sangat sinematik, memastikan penonton tetap terpaku pada layar.
Selain Timothée Chalamet, film ini juga dibintangi Gwyneth Paltrow, Tyler, the Creator, dan Odessa A’zion. Kehadiran mereka memperkuat cerita tentang ambisi, obsesi, dan harga yang harus dibayar demi pengakuan.
Direktur KlikFilm, Frederica, mengungkapkan antusiasmenya membawa karya prestisius ini ke Tanah Air.
"Kami bangga dapat menghadirkan Marty Supreme di layar lebar Indonesia. Film ini bukan hanya prestasi sinematik yang luar biasa, tetapi juga kisah yang sangat relevan tentang ambisi, mimpi, dan konsekuensi pilihan hidup," kata Frederica.
"Kami percaya penonton Indonesia akan merasakan pengalaman emosional yang kuat sekaligus mendapatkan refleksi mendalam dari perjalanan karakter Marty," tambahnya.
Dengan intensitas tinggi dan pendekatan yang berani, Marty Supreme hadir bukan sekadar film olahraga, melainkan potret karakter yang liar, melelahkan, tapi sulit dilupakan, dan tentunya patut menjadi tontonan wajib tahun ini.
Berita Terkait
-
Sinopsis Blades of the Guardians, Aksi Epik Jet Li dan Wu Jing di Tengah Gurun Mematikan
-
Spider-Man: Homecoming: Definisi Baru Sang Pahlawan Remaja di MCU, Malam Ini di Trans TV
-
Tayang di Korea Selatan, Film Jumbo Ramai Ditonton Warga Lokal
-
Sinopsis Hoppers: Eksperimen Gila Pindahkan Tubuh Manusia ke Robot Berang-berang
-
Main Dark Comedy, Fedi Nuril Ngaku Mau Geser Komika dari Layar Lebar
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12