Entertainment / Gosip
Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:00 WIB
Muhammad Husein Ungkap Tanda-Tanda Perang Sebelum Israel Bombardir Iran (instagram)

Suara.com - Israel bersama Amerika Serikat meluncurkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari 2026 dalam eskalasi paling dramatis kawasan.

Aktivis kemanusiaan asal Indonesia, Muhammad Husein, membagikan peringatan serius beberapa jam sebelum konflik besar pecah di Timur Tengah.

Saat berada di Gaza, Palestina, Husein menyampaikan situasi kawasan yang menurutnya semakin panas dan mendekati konfrontasi terbuka.

"Perang besar semakin dekat, teman-teman, Timur Tengah sedang memanas," ucapnya membuka penjelasan melalui unggahan video yang beredar luas.

Dia menegaskan negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung beberapa hari sebelumnya telah gagal total.

Menurut Husein, kegagalan diplomasi tersebut langsung direspons dengan pengiriman kapal induk dan pesawat militer Amerika ke kawasan.

"Amerika langsung kirim kapal induk dan pesawat militer ke kawasan, dan itu direspons oleh Cina," katanya menambahkan konteks global.

Husein juga mengungkap bahwa pemerintah Cina telah mengeluarkan peringatan resmi kepada seluruh warganya agar tidak bepergian ke Iran.

Baca Juga: Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran

"Cina hari ini sudah mengeluarkan peringatan, warganya jangan ke Iran, bahkan semuanya disuruh pulang," ujarnya menekankan urgensi situasi.

Tak hanya Cina, Amerika Serikat disebutnya turut menginstruksikan warga negaranya meninggalkan Iran secepat mungkin.

"Amerika bilang ke seluruh warganya jangan ke Iran, dan yang ada di Iran segera keluar sekarang, ini artinya memang serius," tegasnya.

Dia turut menyoroti imbauan maskapai internasional yang mulai membatasi rute penerbangan menuju wilayah terdampak konflik.

Husein bahkan menyebut rumah sakit besar seperti Hadassah telah bersiaga penuh dan mengevakuasi pasien demi mengantisipasi keadaan darurat.

"Jadi intinya, serangan Amerika dan Israel ke Iran ini hanya tinggal menunggu waktu,” ucapnya dengan nada waspada.

Dia mengungkap adanya informasi bahwa dalam tujuh puluh dua jam ke depan kemungkinan konfrontasi terbuka benar-benar terjadi.

"Dunia lagi nahan napas sekarang, semua orang lagi nunggu," katanya menggambarkan ketegangan yang dirasakan masyarakat global.

Dalam pesannya, Husein mempertanyakan apakah konflik tersebut akan menjadi pintu masuk menuju perang dunia ketiga.

Peringatan yang dia sampaikan terbukti relevan setelah Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan militer besar terhadap Iran.

Operasi tersebut dinamai "Roaring Lion" oleh Israel dan "Operation Epic Fury" oleh Amerika Serikat dengan sasaran sejumlah kota penting.

Laporan menyebut ledakan terjadi di dekat fasilitas strategis termasuk area sekitar kantor Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tujuan serangan untuk melumpuhkan kemampuan rudal dan nuklir Iran.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More