- Ribuan demonstran menolak operasi militer Presiden Trump ke Iran sejak 1 Maret 2026 di kota-kota besar AS.
- Protes ini merupakan respons atas serangan udara AS dan Israel pada 28 Februari terhadap fasilitas nuklir Iran.
- Demonstran menuntut Kongres membatasi aksi militer Trump karena kekhawatiran akan perang berkepanjangan tanpa akhir.
Suara.com - Ribuan demonstran memadati jalanan kota-kota besar Amerika Serikat sejak Minggu, 1 Maret 2026.
Mereka menyuarakan penolakan keras terhadap keputusan Presiden Donald Trump melancarkan operasi militer ke Iran.
Aksi serentak ini menjadi respons langsung publik AS di tengah eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah dalam 72 jam terakhir.
Massa yang terkonsentrasi di titik-titik strategis seperti Times Square, New York, hingga pelataran Gedung Putih di Washington D.C., membawa poster bertuliskan "No War on Iran" dan "Don't Attack Iran".
Koalisi anti-perang, termasuk kelompok CodePink dan ANSWER Coalition, terlihat memimpin orasi yang menuntut penarikan mundur pasukan AS sesegera mungkin.
Namun, kabar mengenai tewasnya petinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan adanya korban jiwa dari pihak tentara AS dalam serangan balasan memicu kekhawatiran di kalangan warga sipil.
Para warga yang terlibat dalam aksi di Chicago menyebut langkah pemerintah kali ini terlalu gegabah.
Mereka mengkhawatirkan AS akan kembali terjebak dalam "perang tanpa akhir" yang menguras anggaran negara dan nyawa prajurit, persis seperti yang terjadi di dekade sebelumnya.
Di sisi lain, Presiden Trump dalam pernyataan resminya bersikeras bahwa kampanye militer ini diperlukan untuk menjamin keamanan nasional jangka panjang.
Baca Juga: AFC Tunda Jadwal Liga Champions Akibat Serangan AS dan Israel ke Iran Demi Lindungi Pemain
Meski demikian, desakan agar Kongres menggunakan wewenangnya untuk membatasi aksi militer eksekutif terus menguat dari para demonstran.
Hingga berita ini diunggah, aksi demonstrasi berjalan relatif damai di bawah pengawalan ketat aparat keamanan, meskipun ketegangan politik di dalam negeri diprediksi akan terus meningkat seiring berjalannya operasi militer di Teluk Persia.
Berita Terkait
-
Analisis Ustaz Felix Siauw dan Ustaz Khalid Tentang Konflik Timur Tengah: Iran dan Israel Sama Saja
-
Prabowo Ingin Mediasi Iran vs AS-Israel, Pakar HI Ungkap 5 Tantangan Besar RI
-
Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi
-
Trump Peringatkan 'Gelombang Besar' Serangan ke Iran Segera Datang
-
Apakah Selat Hormuz Penting Bagi Amerika Serikat?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah