Suara.com - Ketegangan yang terjadi imbas perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran ikut dirasakan para turis yang berada di Dubai.
Sebuah video yang dibagikan akun X @clashreport pada Selasa (3/3/2026) memperlihatkan para turis yang berada di salah satu restoran Dubai panik setelah mendengar bunyi ledakan.
Usut punya usut, suara ledakan tersebut berasal dari meriam iftar yang menjadi tradisi setiap Ramadan sebagai penanda waktu berbuka puasa.
Para turis yang tak tahu mengira bahwa suara ledakan tersebut adalah rudal yang sebelumnya sempat diluncurkan Iran di beberapa kawasan Arab termasuk Dubai.
Saat suara meriam iftar menggema, para turis panik dan terlihat meninggalkan tempat duduk masing-masing.
Beberapa orang bahkan kocar-kacir seolah ingin menyelamatkan diri dari suara yang dianggap sebagai tanda bahaya.
Melihat kepanikan yang terjadi, sang perekam video lalu menjelaskan bahwa suara tersebut adalah penanda berbuka karena azan telah berkumandang.
"Ramadan, ramadan, azan," kata perekam video berusaha menenangkan para pengujung restoran tersebut.
Setelah mendengarkan penjelasan itu, para pengunjung yang sebagian besar adalah turis terlihat kembali duduk di tempat masing-masing.
Baca Juga: Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
Momen tersebut memperlihatkan bahwa ketegangan yang terjadi selama beberapa hari terakhir antara AS-Israel dan Iran telah memicu kekhawatiran serius terhadap warga sipil.
Serangan rudal Israel dan Amerika Serikat
Sebelumnya pada awal Maret lalu, Iran telah mengumumkan telah melancarkan serangannya ke pangkalan militer AS dan Israel yang ada di kawasan Arab.
Salah satu yang terdampak adalah Dubai, di mana serangan Iran tersebut telah menyasar bandara, hotel, hingga pelabuhan.
Imbas serangan tersebut beberapa orang bahkan menjadi korban.
Kondisi tersebut membuat Dubai kini terasa mencekam hingga membuat penduduk asli dan turis asing merasa khawatir.
Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) bahkan menggratiskan biaya hotel bagi para wisatawan yang terjebak di wilayah konflik tersebut.
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Banyak yang Mundur, Hamish Daud Tetap Berangkat Umrah di Tengah Konflik Timur Tengah
-
Perang Iran dengan ASIsrael Memanas, UN Women Ingatkan Risiko pada Perempuan
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Cristiano Ronaldo Kabur ke Madrid Gunakan Jet Pribadi Usai Serangan Iran? Begini Faktanya
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kabar Duka, Eks Gitaris Stinky Ndhank Surahman Meninggal Dunia
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Ni Luh Djelantik Sentil Keras I Wayan Koster, Kritik Gubernur Bali Minim Empati
-
Ramai Gosip Istri Ahmad Sahroni Selingkuh dengan Musisi Terkenal, Pengalihan Isu BBM?
-
Muncul Kabinet YouTuber, Ferry Irwandi dan Bobon Santoso Rebutan Posisi Kepala BGN
-
Millen Cyrus Diduga Ubah Gender di KTP, Warganet Langsung Kasih 4 Larangan Keras
-
Viral Murid Acungkan Jari Tengah ke Guru, Dedi Mulyadi Usul Pelaku Dihukum
-
Uya Kuya Klarifikasi Disebut Punya 750 Dapur MBG