- Mimi Peri sebelumnya menjalani hidup sulit dengan bekerja kasar seperti kuli, penghasilan awal hanya Rp 600 ribu/bulan.
- Situasi ekonomi memburuk setelah ayahnya meninggal, memaksanya hidup menumpang dan hanya makan batang pisang.
- Kini, Mimi Peri mengalami perubahan drastis, pernah menghasilkan uang hingga Rp 700 juta saat pandemi.
Suara.com - Sosok Mimi Peri kembali menjadi sorotan. Kontennya bersama Nikita Mirzani di empat tahun lalu, viral lagi.
Konten tersebut adalah video obrolan bersama Nikita Mirzani. Berisi pembahasan soal orientasi seksual yang menyimpang.
Dalam obrolan tersebut, Nikita Mirzani juga mengulik masa lalu Mimi Peri yang terbilang sulit.
"Aku sebelum terkenal itu kayak jual galon, terus kerja-kerja di jahit kayak gitu kan, sama itu cuci mobil gitu," ungkap Mimi Peri di kanal YouTube Nikita Mirzani, April 2021.
Mimi Peri pun enggan gengsi meski harus menguras keringat sebagai kuli bangunan. Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun melakukan pekerjaan fisik tersebut demi upah yang sangat minim.
"Kerja kasar sih, kuli juga," kenangnya.
Dahulu, penghasilan per bulannya sangat jauh dari kata cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal ini sangat berbanding terbalik dengan pundi-pundi kekayaannya saat ini yang sudah mencapai angka fantastis.
"Awal-awal sih cuman Rp600 ribu sebulan pas waktu jadi kuli gitu kan," jelas Mimi Peri mengenang masa sulitnya.
Baca Juga: Gak Yakin Penghasilannya Halal karena Konten Waria, Mimi Peri Belum Mau Umrah
Kesulitan ekonomi yang dialami keluarga Mimi Peri memuncak saat sang ayah meninggal dunia.
Kondisi itu memaksa mereka untuk menumpang tinggal di rumah transmigrasi yang terletak di dalam hutan.
"Nggak punya duit, kadang nggak makan, cuma makan batang pisang di dalamnya kayak babi," tutur pria kelahiran 1988 tersebut.
Demi bertahan hidup, Mimi Peri bahkan terpaksa mengonsumsi dedaunan yang direbus tanpa nasi agar perutnya tetap terisi.
Ia menceritakan betapa ibunya berjuang keras agar anak-anaknya tetap bisa makan meskipun dengan menu seadanya.
"Makan daun lombok itu lho Kak, direbus doang supaya anak-anaknya pada makan," kata lelaki asal Kendari tersebut.
Namun, perubahan terjadi saat Mimi Peri viral di media sosial. Titik balik terjadi di masa pandemi virus corona.
"(Penghasilannya) Hampir Rp1 M, Rp700 jutaan lah kalau semuanya," ungkapnya mengenai jumlah uang terbanyak yang pernah ia pegang seumur hidup.
Berita Terkait
-
Mimi Peri Blak-blakan soal 'Pengalaman Intim' dengan Sopir Truk: Harganya Cuma Rp50 Ribu
-
Pengakuan Lawas Mimi Peri Viral, Incar 'Anak Kampung' Demi Hindari HIV AIDS
-
Mimi Peri Tolak Oplas Biar Cantik, Takut Bohongi Tuhan
-
Kabar Duka, Ibu Mimi Peri Meninggal Dunia
-
Tolak Hidup Mewah di Jakarta, Mimi Peri Pilih Tinggal di Kampung demi Merawat Ibu
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan