Penampilan yang dianggap alami menjadi salah satu aspek paling penting dalam penilaian.
Skandal seperti ini sebenarnya bukan yang pertama terjadi di dunia kontes kecantikan unta.
Pada Festival Unta Raja Abdulaziz di Arab Saudi pada 2018, sejumlah unta juga pernah didiskualifikasi karena dugaan suntikan filler dan toksin botulinum.
Kasus yang lebih besar bahkan terjadi pada 2021 ketika lebih dari 40 unta dikeluarkan dari kompetisi yang sama.
Saat itu penyelenggara menemukan berbagai manipulasi seperti pembesaran hidung hingga penggunaan hormon tambahan.
Besarnya hadiah dalam kompetisi ini menjadi salah satu alasan munculnya kecurangan.
Kumpulan hadiah dalam festival unta di kawasan Teluk bahkan bisa mencapai sekitar 66 juta dolar.
Kontes kecantikan unta bukan sekadar pertunjukan ternak biasa.
Ajang ini merupakan simbol status sosial dan budaya yang kuat di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
Para pemenang tidak hanya membawa pulang hadiah, tetapi juga meningkatkan nilai dan reputasi hewan tersebut dalam dunia pembiakan.
Dalam beberapa ajang, kemenangan bahkan bisa menghasilkan mobil mewah atau hadiah uang tunai yang sangat besar.
Namun para pakar kedokteran hewan mengingatkan bahwa prosedur kosmetik pada unta memiliki risiko serius.
Suntikan dapat menyebabkan infeksi, pembengkakan, hingga kerusakan jaringan.
Botox juga bisa mengganggu fungsi otot yang penting untuk makan dan minum.
Sementara suntikan hormon dapat memicu masalah kesehatan jangka panjang seperti gangguan reproduksi dan ketidakseimbangan hormon.
Kasus diskualifikasi di Oman kembali membuka perdebatan mengenai etika dalam kompetisi semacam ini.
Bagi banyak pihak, manipulasi kosmetik pada hewan demi kemenangan dianggap sebagai bentuk kekejaman yang tidak dapat dibenarkan.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
-
Media Vietnam: Tinggal Menunggu Waktu Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA
-
Raih Hasil Positif, John Herdman Tetap Peringatkan Pemain Timnas Indonesia
-
Joey Pelupessy Bidik Sapu Bersih FIFA Matchday, Sebut Mozambik Punya Karakter Berbeda dari Oman
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
-
Perjalanan Panjang Amy & Rogers: 4 Hari dalam Mobil yang Mengubah Segalanya
-
Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi: Pelaku Begal Jangan Babak Belur, Lecet Dikit Boleh
-
Peneliti Kebijakan Dorong Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Mengarah ke Aktor Intelektual
-
Dea Arranoya Lulusan Mana? Anak Pejabat Aceh Viral Pamer 15 Jeriken BBM dan Liburan ke Eropa
-
Velodrome Bergemuruh, Pelatih Reidel Toiran Puji Antusiasme Suporter Timnas Voli Indonesia
-
Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya
-
Geger di Lapangan Kodim Ponorogo: Dikira Tidur, Pria Misterius Ditemukan Tak Bernyawa di Selokan
-
Gabung Kendal Tornado FC, Diego Dalloca: Saya Ingin Menciptakan Sejarah!
-
5 HP Samsung Kamera OIS Terbaik, Hasil Videonya Mirip Kelas Flagship!