Suara.com - Festival Pertunjukan Kecantikan Unta 2026 yang baru-baru ini digelar di Al Musanaa, Oman, diwarnai kontroversi setelah puluhan unta didiskualifikasi dari kompetisi.
Pemeriksaan dokter hewan menemukan sejumlah peserta telah melakukan tindakan kosmetik yang dianggap melanggar aturan kontes.
Dilansir Forbes, sebanyak 20 unta langsung dikeluarkan dari kompetisi setelah pemeriksa menemukan tanda-tanda manipulasi penampilan.
Berbagai prosedur kosmetik diduga digunakan demi meningkatkan peluang kemenangan dalam ajang tersebut.
Laporan menyebutkan praktik yang dilakukan termasuk suntikan asam hialuronat untuk membuat bibir terlihat lebih montok.
Selain itu ada juga penggunaan pengisi kulit, silikon untuk memperindah profil hidung, hingga Botox yang digunakan untuk melembutkan ekspresi wajah.
Manipulasi bahkan dilaporkan sampai pada penggunaan lilin silikon untuk membuat punuk terlihat lebih besar.
Beberapa unta juga diduga diberikan hormon agar tubuh mereka tampak lebih berotot.
Baca Juga: AS Klaim Tawarkan Damai untuk Iran, Dibantah Menlu Oman
Penyelenggara festival yang berada di bawah naungan Klub Unta dan Federasi Balap Unta Oman langsung bereaksi keras terhadap temuan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa praktik manipulasi seperti itu tidak dapat ditoleransi dalam ajang yang menjunjung tinggi keaslian.
Dalam pernyataan resmi, pihak penyelenggara menegaskan komitmen mereka untuk menjaga integritas kompetisi.
Penyelenggara juga memperingatkan bahwa pelanggaran serupa akan mendapat sanksi tegas di masa depan. Mereka bahkan berjanji akan menjatuhkan hukuman tegas kepada manipulator.
Kontes kecantikan unta sendiri memiliki kriteria penilaian yang cukup detail. Para juri menilai empat kategori utama yaitu bulu, leher, kepala, dan punuk.
Unta dengan bulu berkilau, leher panjang dan anggun, kepala besar dengan bibir yang menjuntai, serta punuk yang proporsional biasanya mendapat nilai tinggi.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
-
Media Vietnam: Tinggal Menunggu Waktu Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA
-
Raih Hasil Positif, John Herdman Tetap Peringatkan Pemain Timnas Indonesia
-
Joey Pelupessy Bidik Sapu Bersih FIFA Matchday, Sebut Mozambik Punya Karakter Berbeda dari Oman
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?