- Video viral menunjukkan reaksi emosional anak enam tahun akibat kebijakan Komdigi tentang pembatasan platform digital bagi anak di bawah enam belas tahun.
- Kebijakan ini tertuang dalam Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026, berlaku efektif mulai 28 Maret 2026 untuk perlindungan anak.
- Tujuan utama regulasi ini adalah melindungi anak dari adiksi digital, konten negatif, perundungan siber, serta penipuan daring.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan reaksi emosional seorang anak laki-laki berusia enam tahun mendadak viral di media sosial.
Bocah tersebut menangis tersedu-sedu setelah mengetahui adanya kebijakan baru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi akses media sosial dan platform permainan online, termasuk Roblox, bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Video tersebut diunggah oleh kedua orang tua bocah tersebut melalui akun Instagram kolaborasi mereka, @finahalid dan @iedil_nur.
Dalam tayangan video, sang anak tampak tidak berdaya saat menyadari bahwa waktu bermain gadget yang biasanya dia nikmati setiap akhir pekan tak akan lagi terasa menyenangkan sebab game favoritnya sudah tak bisa dia mainkan.
"Sabtu Minggu yang dinantikan buat main HP, malah dihapus game-nya. Pembatasan Roblox buat anak-anak," tulis pasangan tersebut dalam keterangan unggahannya belum lama ini.
Dalam rekaman video, bocah tersebut tampak menutup wajahnya sambil menangis kencang. Dia meratapi selisih usia yang jauh untuk bisa kembali mengakses permainan favoritnya.
"Masih lama aku umur 16. Bertahun-tahun," ucapnya sambil terisak.
Saat sang ayah bertanya berapa usianya saat ini, dia menjawab dengan nada putus asa.
"(Umurku) baru enam tahun, sisa 10 (tahun) lah. Tak bisa aku mabar (main bareng) sama teman aku," jawabnya lagi.
Baca Juga: Jelang Rilis Film Na Willa, Ryan Adriandhy Takut Bikin Penonton Anak-Anak Kecewa
Kekecewaan anak tersebut semakin memuncak saat dia mencoba mencari alternatif permainan lain namun tidak membuahkan hasil.
"Game lain nda seru, nda seru semua bah. Aku mau download Minecraft tapi dibayar," keluhnya dalam video tersebut.
Sang ibu sempat berusaha menghibur dan menyuruh putranya banyak makan sayur agar cepat besar. Namun lucunya, bocah yang tergolong generasi Alpha tersebut justru menjawab dengan sangat realistis.
"Ih, banyak-banyak makan sayur itu tidak membantu. Cumanji tambah kasih besar, bukan ditambah umurnya," ucapnya makin merengek.
Kebijakan yang memicu reaksi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026. Aturan ini merupakan langkah turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Pemerintah secara resmi menetapkan bahwa mulai 28 Maret 2026, akun-akun media sosial seperti TikTok, Instagram, YouTube, hingga platform game seperti Roblox yang terdeteksi milik anak di bawah 16 tahun akan dinonaktifkan secara bertahap.
Menteri Komdigi, Meutya Hafid, sebelumnya menegaskan bahwa pembatasan ini bertujuan melindungi anak-anak dari risiko adiksi digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring.
Meski menuai pro dan kontra dari netizen, kebijakan ini mewajibkan seluruh penyelenggara platform digital untuk menerapkan verifikasi usia yang lebih ketat guna menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda.
Berita Terkait
-
Orang Tua, Hati-Hati! Ada Kartun Tak Senonoh Berseliweran di YouTube Short dan Instagram
-
Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
-
Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina
-
Detik-Detik Abu Janda Ngamuk saat Debat Soal Amerika, Maki Dubes RI Ikrar Nusa Bakti: Jagoan Gue!
-
Viral! Iseng Minta Kado Wisuda, Gadis Ini Syok Diberi Uang Rp200 Juta oleh Neneknya
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
-
Pendidikan Masa Depan Butuh Lebih dari Sekadar Prestasi Akademik, Ini Alasannya
-
Sunscreen Tanpa White Cast Apa Saja? Ini 6 Rekomendasi Produk Lokal untuk Wajah Mulus
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
3 Cara Mengecek Smartwatch Anti Air, Teliti Sebelum Beli
-
Kepengurusan Golkar Riau Disahkan, Ketua Yulisman: Tak Usah Sikut-sikutan
-
Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas
-
Prabowo Sebut Pengkritik Londo Ireng: Narasi Kecurigaan yang Terus Berulang
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja