Suara.com - Reza Arap baru saja membawa kabar mengejutkan terkait kondisi kesehatan mentalnya.
Melalui sesi live streaming Marapthon Season 3 pada Senin, 9 Maret 2026, mantan suami Wendy Walters ini memutuskan untuk pamit sementara dari aktivitas rutinnya tersebut.
Dalam momen perpisahan yang emosional itu, Arap tampak berpamitan langsung kepada sejumlah anggota AAA CLAN, termasuk Aloy, Ibot, Tepe46, hingga Bravy.
Langkah ini diambil setelah ia didiagnosis mengalami Major Depressive Disorder (MDD) atau gangguan depresi mayor.
Tepe, salah satu anggota AAA CLAN, memberikan penjelasan lebih lanjut bahwa Arap memang sangat disarankan untuk beristirahat total.
Kondisi mentalnya saat ini dinilai cukup kompleks sehingga memerlukan penanganan serius dari tenaga profesional.
"Dia didiagnosa major depressive disorder. Kondisinya cukup kompleks dan kami juga tidak bisa menutupinya terlalu lama. Arap sempat menemui psikolog dan psikiater, dan dari hasil pemeriksaan itu dia dinyatakan mengalami depressive disorder, intinya stres berat," ujar Tepe.
Mengenal Major Depressive Disorder
Melansir Alo Dokter, Major Depressive Disorder (MDD) merupakan salah satu bentuk gangguan mental serius. Kondisi ini ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan berkepanjangan hingga muncul rasa putus asa.
Baca Juga: Ramai Isu Tes IQ 85, Terungkap Alasan Reza Arap Mundur dari Marapthon
Tak hanya merusak suasana hati (mood), MDD juga berdampak signifikan pada perilaku serta kondisi fisik penderitanya.
Rasa sedih sebenarnya adalah respons manusiawi, terutama saat menghadapi titik terendah seperti kehilangan pekerjaan, perceraian, atau kehilangan orang terkasih.
Namun, jika perasaan tersebut menetap dalam waktu lama dan tidak kunjung hilang, hal itu dapat berkembang menjadi depresi berat.
Penderita gangguan depresi mayor sering kali mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan sosial. Selain dampak psikis, kondisi ini juga memicu berbagai keluhan fisik, antara lain, kelelahan ekstrem dan tubuh terasa tidak bertenaga, gangguan tidur (insomnia atau justru tidur berlebihan, perubahan drastis nafsu makan yang memicu fluktuasi berat badan, keluhan fisik lain seperti sakit kepala, masalah pencernaan, hingga disfungsi seksual.
Dalam tingkat yang lebih berbahaya, penderita MDD memiliki risiko melakukan tindakan yang mengancam nyawa atau melarikan diri ke penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Oleh karena itu, gangguan ini tidak boleh disepelekan dan membutuhkan penanganan medis sejak dini untuk mencegah dampak yang lebih fatal.
Oleh karena itu, gangguan depresi mayor tidak boleh dianggap sepele. Penting untuk mengenali gejalanya sejak dini agar langkah penanganan yang tepat dapat segera diambil, sehingga potensi berbagai dampak negatif tersebut dapat dicegah.
Kontributor : Anistya Yustika
Berita Terkait
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Tiket Ludes, Segini Biaya Nonton Online Festivaaal Marapthon: The Last Tale
-
Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?
-
Daftar Lengkap Lineup Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan
-
Ada Sponsor Siap Bayar Rp1 Triliun Buat Marapthon Season 4, Reza Arap Diingatkan Soal Pencucian Uang
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan