"Ndrie, nama kita masuk dalam daftar tujuh target operasi khusus, harus sangat hati-hati, saling jaga ya," tulis Julius Ibrani dalam unggahannya.
Percakapan itu juga memperlihatkan respons Andrie yang tampak terkejut ketika mengetahui informasi tersebut dari rekannya.
"Wah, serius bang? Siapa aja?" balas Andrie Yunus dalam percakapan yang kemudian diungkap ke publik.
Julius menyebut setelah peringatan tersebut muncul berbagai bentuk intimidasi terhadap sejumlah aktivis yang masuk daftar target.
Dia menyebut adanya teror melalui telepon dan WhatsApp, penguntitan hingga rumah, serta pemantauan terhadap kantor organisasi.
Selain itu, beberapa aktivis juga disebut pernah dicegat di jalan dan didatangi orang tidak dikenal yang mengajukan pertanyaan mencurigakan.
"Setelah itu diteror lewat WA atau telepon, dikuntit sampai rumah, kantor dimonitor ketat, dicegat di tengah jalan," tulis Julius.
Menurut Julius Ibrani, rangkaian intimidasi tersebut akhirnya berujung pada serangan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Sementara itu, kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Kecam Kasus Kekerasan terhadap Andrie Yunus, Tegaskan Kasus Harus Diusut Tuntas
Serangan terhadap Andrie Yunus juga mendapat kecaman dari berbagai pihak karena dinilai sebagai ancaman serius terhadap demokrasi.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
Polemik Mobil Tamu Pemkot Samarinda: Biaya Sewa Rp7,3 Miliar Jadi Sasaran Amuk Warganet
-
Sinopsis Bait, Riz Ahmed Berjuang Jadi James Bond di Series Komedi Baru Prime Video
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Pratama Arhan Pamer Gandengan Baru, Reaksi Azizah Salsha di Luar Dugaan
-
Jadi Amal Jariyah, Vidi Aldiano Sumbang Sound System untuk Masjid Polsek Ciputat Timur
-
Denise Chariesta Murka Anak Dihina Idiot: Otak Lo yang Kurang Pertumbuhan
-
Driver Ojol Modifikasi Motor Pakai Gas Elpiji 3 Kg, Sekali Isi Diklaim Bisa Tempuh 260 KM
-
Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah