Entertainment / Gosip
Selasa, 17 Maret 2026 | 11:30 WIB
Aktor Ivan Ray saat ditemui di rumah duka Indra Bruggman di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/9). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Aktor Ivan Ray mengaku mulai mengenal narkoba jenis putau (heroin) saat masa SMA melalui tawaran teman sebaya.
  • Ketergantungan putau menyebabkan Ivan mengalami 'ngetrop' dan sakit luar biasa saat mencoba berhenti mengonsumsi.
  • Ivan Ray sempat menjadi bandar narkoba dalam kurun waktu satu tahun memanfaatkan sistem penjualan Paket Hemat (Pahe).

"Kalau lu nggak make itu sakit badan lu. Bener-bener badan lu yang butuh. Istilahnya lu nggak pake badan lu nggak enak, remuk gitu," paparnya.

Trik Ivan Ray jual narkoba, ada paket hemat

Karena harga narkoba yang mahal dan kebutuhannya yang semakin tinggi, Ivan Ray memutar otak mendapatkan uang tambahan. 

Ia kemudian menjadi pengedar dan menjual barang tersebut kepada teman-temannya.

Ivan Ray pun memiliki trik agar barang dagangannya cepat laku. 

Sang aktor, menciptakan sistem penjualan yang disebutnya sebagai 'Pahe' atau Paket Hemat.

"Ada yang namanya pahe, paket hemat. Harganya kalau paketan itu ada yang Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu," ucapnya.

Untuk memaksimalkan keuntungan, ia membeli putau dalam bentuk bongkahan atau batu. Lalu mengolahnya sendiri di tempat persembunyiannya. 

Ia menghaluskan bongkahan tersebut menjadi serbuk halus agar bisa dibagi-bagi menjadi puluhan paket kecil siap edar.

Baca Juga: Roy Marten Murka: Penjara Bukannya Menyembuhkan, Malah Jerumuskan Pecandu Narkoba!

"Halusinnya pake kartu ATM sama kartu handphone tuh yang digesek-gesek. Gue sih biasanya di kaca ya, supaya nggak kececeran," kata Ivan menceritakan tekniknya.

Dari pengedar jadi bandar

Bisnis haram tersebut ternyata membuahkan keuntungan finansial yang sangat besar bagi seorang anak SMA pada masa itu. 

Hanya dalam kurun waktu satu tahun, Ivan Ray menjadi bandar atau biasa disebut dengan istilah BD.

"Setahun doang. Bentar doang itu waktu SMA itu. Dan lumayan untungnya emang. Orang gue bisa beli PS sendiri, beli TV sendiri," ucapnya.

Namun, kejayaan dari bisnis haram tersebut tidak bertahan lama karena ia mulai merasakan kelelahan fisik dan mental yang luar biasa. 

Load More