Entertainment / Gosip
Selasa, 17 Maret 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi perjalanan via pesawat (Freepik)

Suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan kabar mengenai melambungnya harga tiket pesawat domestik yang tidak masuk akal.

Kali ini, perhatian netizen tertuju pada rute penerbangan dari Palangkaraya (PKY) menuju Jakarta (CGK).

Tidak tanggung-tanggung, harga yang tertera dalam sebuah tangkapan layar aplikasi pemesanan tiket mencapai angka yang sangat fantastis, yakni lebih dari Rp200 juta untuk satu perjalanan.

Kabar ini pertama kali mencuat setelah akun Threads bernama sel.mon mengunggah sebuah postingan yang memperlihatkan keheranannya atas fenomena tersebut.

Postingan yang diunggah pada Senin, 16 Maret 2026, itu langsung memancing reaksi ribuan pasang mata netizen Indonesia.

Viral harga tiket pesawat Rp200 juta. (Instagram, Threads)

Dalam unggahannya, pemilik akun menyertakan bukti pemesanan tiket dengan harga yang membuat siapa pun yang melihatnya terperangah.

"Apakah ini harga pesawat ke bulaan ???? Palangkaraya - Jakarta lohhhh 200 juta tuh kek mana," tulis akun sel.mon dalam keterangan unggahannya yang kini tengah viral.

Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, harga tiket yang tercantum adalah sebesar Rp202.426.239

Harga tersebut berlaku untuk maskapai Garuda Indonesia dengan jadwal keberangkatan tanggal 19 Maret 2026 dan kembali pada 23 Maret 2026 (pulang-pergi).

Baca Juga: Heboh Tiket Pesawat Tembus Rp 202 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara

Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pukul 07.10 dan tiba pukul 08.55 WIB untuk kelas ekonomi.

Hal yang membuat netizen semakin geleng-geleng kepala adalah fakta bahwa meskipun harganya mencapai ratusan juta rupiah, platform pemesanan tersebut justru menyematkan label "Cheapest" atau yang termurah untuk durasi penerbangan sekitar 1 jam 45 menit tersebut.

Sontak saja, postingan ini langsung dibanjiri komentar bernada guyonan dari warganet yang tinggal di kota-kota besar di Indonesia.

Banyak netizen yang mulai membandingkan harga tiket tersebut dengan aset-aset berharga lainnya.

Ada yang berkelakar bahwa nominal tersebut setara dengan cicilan rumah atau bahkan cukup untuk membeli mobil baru.

Load More