- Rekaman CCTV hanya terdiri dari 7 potongan video singkat berdurasi 2-3 menit, bukan 2 jam seperti kabar yang beredar.
- Kuasa hukum menyebut video tersebut adalah hasil editan yang sudah dipotong-potong dan tidak menunjukkan aktivitas seksual.
- Inara telah menjalani olah TKP di kediamannya untuk mencocokkan bukti visual tersebut dengan lokasi kejadian asli.
Suara.com - Kasus dugaan perzinaan yang menyeret Inara Rusli kini memasuki babak baru dengan sorotan utama pada bukti rekaman CCTV.
Tim kuasa hukum Inara mengungkapkan bahwa bukti yang diserahkan pelapor, Wardatina Mawa, sebenarnya hanya terdiri dari tujuh potongan video singkat, bukan rekaman utuh berdurasi panjang.
Herlina, salah satu kuasa hukum Inara yang telah melihat langsung isi rekaman tersebut, menegaskan adanya kejanggalan pada durasi dan keaslian video. Ia membantah narasi yang menyebutkan rekaman tersebut berdurasi hingga dua jam.
"Menurut saya, memang jelas di situ sudah dipotong dan diedit. Dan durasinya bukan seperti yang tersebar sekarang ini, dua jam. Bukan. Itu hanya sekitar dua atau tiga menit. Dan itu sebentar sekali waktunya," ungkap Herlina di Polda Metro Jaya, Selasa, 17 Maret 2026.
Herlina merinci bahwa bukti tersebut hanya berupa tujuh potongan video yang masing-masing berdurasi satu hingga dua menit. Secara hukum, penggalan-penggalan video singkat ini dinilai tidak mampu membuktikan adanya unsur perzinaan sebagaimana yang dituduhkan.
"Kalau dilihat secara hukum, menurut saya memang tidak terjadi perzinaan," tegas Herlina.
Pihak Inara memang tidak menampik bahwa video tersebut diambil di kediaman kliennya, namun mereka menolak keras interpretasi kontennya. Daru Quthny, rekan Herlina, menjelaskan bahwa visual dalam tujuh potongan video itu tidak menunjukkan aktivitas seksual.
"Video itu di satu sisi diakui oleh Inara. Tetapi isinya yang tidak diakui," kata Daru.
Ia menambahkan bahwa adegan seperti berpelukan tidak bisa serta-merta dikategorikan sebagai perzinaan dalam ranah hukum.
Baca Juga: Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
"Isinya dalam artian apakah mereka melakukan perzinaan, apakah mereka sudah melakukan dukhul (penetrasi), seperti itu. Itu kan tidak dilakukan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Virgoun Tegaskan Inara Rusli Satu-satunya Ibu Starla, Lindi Fitriyana Cukup Jadi Sahabat
-
Ragukan Pernikahan Siri Inara Rusli, Teman Dekat Dapat Pesan Ancaman
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Akui Dongkol, Dewi Perssik Tolak Inara Rusli Jadi Bintang Tamu Pagi-Pagi Ambyar
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987
-
4 Film Legendaris Berlatar Iran, Menyentuh Hati di Tengah Gejolak Dunia
-
Kisah Pilu Nunung Jalani Kemoterapi: Tulang Kayak Copot Hingga Tubuh Mengambang
-
Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk
-
Dari Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari
-
Ustaz Solmed Kecam Keras Pendakwah Inisial SAM: Sangat Biadab, Segera Tersangkakan!