Entertainment / Gosip
Minggu, 29 Maret 2026 | 19:00 WIB
Geger, 12 ton cokelat KitKat dicuri jelang perayaan paskah (Instagram/kitkat)

Suara.com - Produsen makanan terbesar asal Swiss, Nestlé, mengungkapkan bahwa sekitar 12 ton atau 413.793 batang cokelat KitKat telah dicuri saat dalam perjalanan dari Italia menuju Polandia.

Hal ini memicu kekhawatiran akan kelangkaan produk menjelang perayaan Paskah

Melansir AFP pada Sabtu, 28 Maret 2026, peristiwa ini terjadi awal pekan lalu ketika truk pengangkut cokelat tersebut hilang di tengah proses distribusi, dan hingga kini pihak perusahaan menyatakan bahwa kendaraan dan muatannya masih belum ditemukan.

Kejadian ini sontak menjadi perhatian karena jumlah cokelat yang dicuri sangat besar dan berpotensi memengaruhi ketersediaan di pasaran, terlebih menjelang momen perayaan tertentu seperti Paskah.

Dalam pernyataannya, pihak perusahaan menyebut bahwa sebuah truk yang mengangkut ratusan ribu unit cokelat telah dicuri selama transit di Eropa.

Hal itu mengakibatkan pengiriman tersebut tidak pernah sampai ke tujuan distribusinya.

Nestlé memastikan bahwa investigasi masih terus berlangsung dan dilakukan bersama otoritas lokal serta mitra rantai pasokan untuk mengungkap keberadaan truk dan pelaku. 

"Investigasi sedang berlangsung dalam kerja sama erat dengan otoritas lokal dan mitra rantai pasokan," kata Nestle melansir AFP pada Sabtu (28/3/2026).

Mereka juga mengingatkan bahwa cokelat yang hilang kemungkinan akan masuk ke jalur distribusi ilegal di berbagai pasar Eropa, sehingga konsumen diminta lebih waspada.

Baca Juga: Viral Wanita Tak Dikenal Masuk Rumah Owner Skincare Tanpa Izin, Diusir Malah Melawan

Geger, 12 ton cokelat KitKat dicuri jelang perayaan paskah (Instagram/kitkat)

Sebagai langkah antisipasi, perusahaan menjelaskan bahwa setiap produk KitKat memiliki kode batch unik yang bisa dilacak, sehingga konsumen, pengecer, maupun distributor dapat memverifikasi apakah produk tersebut berasal dari pengiriman yang dicuri. 

Jika ditemukan kecocokan, pihak terkait akan diarahkan untuk melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti.

“Jika ditemukan kecocokan, pemindai akan diberi instruksi yang jelas tentang cara memberi tahu KitKat yang kemudian akan membagikan bukti tersebut dengan cara yang tepat,” kata Nestle.

Perusahaan juga menyoroti bahwa kasus pencurian kargo seperti ini bukan pertama kali terjadi bahkan kini menjadi tren kriminal yang semakin meningkat. 

Mereka berharap dengan mempublikasikan kejadian ini, kesadaran terhadap modus operandi serupa dapat meningkat dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Kontributor : Rizka Utami

Load More