“Katanya alat uapnya ada nyempil satu ketindihan barang,” ujarnya.
Karena kondisi sang nenek yang semakin sesak, keluarga memutuskan untuk tetap melakukan pengobatan di klinik tersebut.
Setelah dilakukan penanganan singkat, kondisi nenek sempat membaik meski tidak sepenuhnya pulih.
“Udah kan ya di uap, di uapnya gak lama, emang sih nenekku lumayan gak terlalu sesak,” katanya menjelaskan.
Tak sampai di situ, kejanggalan lainnya adalah saat petugas memberikan obat untuk sang nenek.
Plastik yang biasa digunakan untuk tempat obat disebut habis, sehingga hanya diberikan obat dengan catatan dosis yang langsung ditulis di kemasan obat.
“ Eh btw, pas dia ngasih obat, plastik obatnya lagi kosong. Jadi kita di kasih obat tanpa plastik yang biru itu, dan catatannya ditulis di obatnya,” tulisnya.
Belum selesai dengan itu, kondisi sang nenek ternyata kembali memburuk setelah mengonsumsi obat yang diberikan.
“Eh malah engap kambuh lagi entah gara-gara obat atau apa,” ungkapnya.
Baca Juga: Dikuasai Asing, Pemerintah Mulai Benahi Industri Gim Lokal
Akhirnya, keluarga memutuskan membawa sang nenek ke fasilitas kesehatan lain yang dianggap lebih meyakinkan.
Kejadian ini pun menjadi sorotan dan memicu kritik terhadap pelayanan tenaga medis yang dinilai kurang sigap dalam situasi darurat.
“Turut prihatin bang, itulah pentingnya menggunakan nalar dan empati saat melayani. Kayaknya itu sudah candu game. Semoga nenek segera lekas sembuh,” tulis akun @setia***
“Kalopun ga bisa berbuat apa-apa untuk ngebantu pasien, minimal jangan main game juga kali,” ujar akun @dinas***
“Ini sungguh keterlaluan, lapor aja ke dinas kesehatan om,” imbuh akun @buckm***
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
Fakta Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Cuma Penerjemah dan Tinggal Menumpang di Rumah Mertua
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Buat Kamu yang Menanti Pertemuan Tak Pasti
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
Jadi Penutup Tur Asia, Ini Prediksi Daftar Lagu Konser ONE OK ROCK di Indonesia Arena Hari Ini!
-
Perbedaan Mencolok Film Joker dan Sekuelnya, Keduanya Lagi Tayang di Netflix
-
BABYMONSTER Resmi Umumkan Konser di Jakarta Oktober 2026, Catat Tanggal War Tiketnya
-
Review Children of Heaven Versi Indonesia: Melokal dan Lebih Segar Berkat Peran Komika