Entertainment / Gosip
Sabtu, 18 April 2026 | 12:25 WIB
Raisa sempat mengalami baby blues. Raisa merasa kehilangan jati dirinya dulu, seperti sebelum menjadi seorang ibu. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Raisa menceritakan pengalaman mengalami fase baby blues setelah melahirkan putrinya yang menyebabkan kelelahan fisik serta krisis identitas.
  • Akibat kurang istirahat, Raisa sempat memiliki pikiran ekstrem ingin dirawat di rumah sakit agar bisa beristirahat total.
  • Penyanyi tersebut berhasil bangkit dari kondisi sulit berkat dukungan keluarga dan sahabat yang menjadi sistem pendukung penting.

Suara.com - Raisa baru-baru ini membagikan cerita mengejutkan seputar perjuangan sebagai ibu. Mantan istri Hamish Daud tersebut mengaku mengalami fase baby blues.

Berawal saat Raisa mengalami tantangan fisik. Kurangnya waktu istirahat karena merawat putri pertamanya, Zalina Raine Wyllie.

"Ya sebenarnya kalau secara fisik kan ya itu, enggak pernah tidur, apa segala macam," kata Raisa di kanal YouTube Vindes, yang diunggah pada 13 April 2026.

Rasa lelah yang menumpuk membuat Raisa seringkali mempertanyakan identitasnya sebagai seorang individu.

Pelantun "Mantan Terindah" ini merasa kehilangan dirinya yang dulu sebelum menyandang status sebagai seorang ibu.

"Momen-momen kayak 'eh gue tuh siapa sih?' Gitu," ujar Raisa.

Kondisi psikologis yang tidak stabil tersebut sempat membuat Raisa memiliki pikiran yang cukup ekstrem. Hal itu terjadi saat ia sedang berada di dekat tangga rumahnya.

"Nah gue tuh setiap lewat tangga itu kayak 'aduh kayak jatuh tuh enak banget ya...'" imbuh Raisa secara jujur.

Pikiran tersebut muncul secara spontan karena Raisa merasa lelah.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Raisa dan Hamish Daud Rujuk?

Pelantun "Serba Salah" ini berpikiran, jika dirinya terjatuh, ia akan mendapatkan kesempatan istirahat tanpa gangguan.

"Kayak jatuh, tapi yang gue masuk rumah sakit tapi gue enggak meninggal gitu," ucapnya lagi.

Raisa mengaku sempat mengalami baby blues. (Instagram/@raisa6690)

Bagi Raisa, dirawat di rumah sakit adalah satu-satunya jalan keluar agar ia bisa tidur dengan tenang.

Raisa hanya mendambakan waktu sejenak untuk memejamkan mata tanpa harus memikirkan tugas-tugas sebagai ibu.

"Aduh gue pengen masuk rumah sakit supaya gue bisa tidur, bisa istirahat," kata Raisa menjelaskan alasannya saat itu.

Beruntung, Raisa menyadari bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia berhasil bangkit dan mengatasi masa-masa sulit tersebut.

Load More