- Syahriyadi, pemuda asal Kalimantan Selatan, mengawali karier bermusik tahun 2021 melalui unggahan video cover lagu di media sosial.
- Ia sukses meniti karier profesional dengan merilis berbagai singel populer yang mendulang jutaan penonton di platform YouTube.
- Lagu berjudul Gadis Manis Kalimantan kini menjadi viral di TikTok dan mengangkat popularitas bahasa Banjar secara nasional.
"Terluka Karena Cinta" (2022): 10 juta penonton.
"Bertahan Sakit, Pergi Sulit" (2023): Menjadi fenomena di TikTok dengan 2 juta pengguna backsound dan 20 juta penonton di YouTube.
Meski sempat mencoba peruntungan di ajang pencarian bakat nasional dan terhenti di babak 12 besar, semangat pemuda kelahiran 31 Desember 2000 ini tidak padam. Ia justru semakin terpacu untuk berinovasi.
Membawa Bahasa Banjar ke Level Nasional
Tahun 2025 dan 2026 menjadi titik balik penting dalam karier Syahriyadi.
Jika sebelumnya ia fokus pada lagu berbahasa Indonesia, ia kini berani mendobrak pasar dengan mengangkat identitas daerahnya.
Lewat lagu "Kada Pacang Lagi" (2025) dan puncaknya "Gadis Manis Kalimantan" (2026), Syahriyadi sukses membuktikan bahwa lagu berbahasa Banjar bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Lagu "Gadis Manis Kalimantan" kini menjadi tren global di media sosial.
Nama-nama besar seperti Fuji, Ria Ricis, Luna Maya, hingga Vilmei turut menggunakan lagu ini dalam konten mereka.
Bahkan, saking populernya, lagu ini sering terdengar dalam berbagai sesi live streaming besar.
Baca Juga: Kisah Azril, Bocah Cemong Pengantar Cicilan Utang yang Temani Ibu Kerja di Pabrik Arang
Misi Memajukan Musik "Banjar Indo"
Meski kini namanya sudah sejajar dengan penyanyi papan atas lainnya, Syahriyadi tetap rendah hati.
Baginya, kesuksesan ini adalah tanggung jawab untuk terus memperkenalkan budaya Kalimantan lewat musik.
Ia berkomitmen untuk tetap konsisten melahirkan karya-karya baru dengan genre "Banjar Indo", perpaduan musik populer dengan lirik bahasa Banjar.
Syahriyadi adalah bukti nyata bahwa keterbatasan profesi dan asal daerah bukanlah penghalang untuk menaklukkan industri hiburan tanah air.
Berita Terkait
-
Kisah Azril, Bocah Cemong Pengantar Cicilan Utang yang Temani Ibu Kerja di Pabrik Arang
-
Didepak Sepihak dari Panggung, Ikif Kawazhima Bongkar 'Permainan' Manajemen Niken Salindry
-
Ditagih Argo Rp80 Ribu, Penumpang Taksi Ogah Bayar dan Mengaku Anaknya Hilang di Bawah Kursi
-
Tudingan Ni Luh Djelantik soal Sikap Acuh Gubernur Bali Dianggap Tak Sesuai Fakta
-
Kantor Gubernur Kaltim Dipasang Kawat Berduri Jelang Demo Besok, Rudy Mas'ud Takut Hadapi Rakyat?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya
-
Promo BRImo di Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Ada Cashback Wastra Hingga Rp150 Ribu
-
Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dengarlah Nyanyian Angin
-
Andritany Ardhiyasa Bertahan di Persija, Siap Bantu Macan Kemayoran Kejar Gelar Juara
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal
-
6 HP dengan GPS Terbaik Harga Rp1 Jutaan Buat Narik Ojol, Navigasi Akurat Baterai Badak Awet
-
Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK