Suara.com - Kasus nenek menganiaya cucunya hingga tewas karena tak mau makan siang dan tidur siang menjadi viral.
Peristiwa tragis itu terjadi di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur pada 15 April 2026.
Diberitakan Suara.com sebelumnya, Polres Kediri Kota menetapkan nenek berusia 64 tahun berinisial S itu sebagai tersangka atas kematian balita empat tahun itu.
"Penanganan perkara ini kami lakukan secara profesional dan transparan. Sudah ada dua alat bukti yaitu keterangan saksi dan hasil dari visum dari dokter," kata Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim.
Fakta lain terungkap jika nenek itu ternyata selama ini dititipi tiga cucu karena anaknya bekerja.
Reaksi publik beragam setelah mengetahui fakta tentang pembunuhan balita berinisial MA oleh neneknya.
Awalnya banyak yang menhujat sang nenek karena dianggap kasar dan seharusnya sayang cucu.
Namun mengetahui fisik nenek itu dalam sebuah video yang beredar di media sosial, netizen menjadi kasihan.
Baca Juga: Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?
Tetap tak membenarkan perbuatan si nenek, namun netizen menyoroti hal lain yakni tentang menitipkan anak ke orangtua.
Beberapa netizen fokus membahas tentang seharusnya orangtua tidak diberi tanggung jawab untuk mengasuh cucu dari anaknya.
"Bayangin setua itu ngasuh tiga cucu, pasti capek banget jadinya gampang tersulut emosi," komentar netizen.
"Anak itu tanggung jawab orangtua bukan tanggung jawab nenek atau kakek," celetuk netizen lainnya.
Penting bagi para orangtua untuk menyadari bahwa usia lanjut bukanlah masa yang ideal untuk memikul beban berat sebagai pengasuh utama balita.
"Kita sering menganggap orangtua sebagai 'pengasuh gratis' yang selalu siap sedia. Padahal, usia lanjut bukan lagi masa untuk mengurus anak kecil dengan energi penuh," kata seorang pengamat sosial.
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?
-
Bandingkan Suami Security dengan Mantannya yang Dokter hingga Pejabat, Perempuan Ini Kena Hujat
-
Ada Ritual 'Tepung Tawar' Suku Dayak di Tengah Aksi Massa Kaltim, Apa Maknanya?
-
Ikut Demo, Influencer Hanna Pertiwi Sindir Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Hingga KKN
-
TikToker Ini Ngaku Dilecehkan Ustaz Kepercayaan, Keluarga Ogah Lapor Gara-Gara Bukan Orang Kaya
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Diajak Main Film, Kegigihan Barista Disabilitas Pukau Baim Wong
-
Bikin Mikir Keras! Teori Arti Nomor Seragam Napi di Film Ghost in the Cell
-
5 Rekomendasi Drakor Tema Monarki Konstitusional, Perfect Crown Jadi Trending
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak
-
3 Point Kronologi Ruben Onsu Diduga Kena Tipu Miliaran Rupiah Gara-Gara Bisnis Mukena
-
4 Drama Korea Thriller 2026 yang Siap Bikin Tegang dari Awal sampai Akhir
-
Proud Mary: Pembunuh Bayaran Berubah Jadi Pelindung, Malam Ini di Trans TV
-
Baim Wong Libatkan Ratusan Warga Lokal di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Project Hail Mary Tersingkir, Film Salmokji Kuasai Box Office Korea Selatan