Entertainment / Gosip
Rabu, 22 April 2026 | 17:20 WIB
Tren makan tanah liat, pakar kesehatan pun kasih peringatan. (NY Post)

Suara.com - Fenomena kuliner ekstrem lagi-lagi mencuri perhatian di media sosial.

Kali ini, pengguna TikTok dihebohkan oleh tren yang terbilang tidak lazim, yaitu mengonsumsi pot kecil berbahan tanah liat sebagai camilan.

Diketahui, sejumlah konten kreator terlihat nekat memakan pot tanah liat yang telah diberi tambahan perasan jeruk nipis serta berbagai bumbu, sehingga pot tanah liat tersebut tampak seperti makanan renyah pada umumnya.

Diduga, tren yang tidak lazim ini mulai mencuat setelah seorang kreator membagikan aksinya mengonsumsi pot tanah liat sebagai camilan.

Konten tersebut dengan cepat viral dan kemudian diikuti oleh pengguna lainnya yang penasaran ingin mencoba hal serupa.

Sosok yang disebut-sebut sebagai pemicu tren makan pot tanah liat sebagai camilan ini adalah Janeth Herrera.

Janeth mengaku memiliki keinginan untuk mengonsumsi tanah sejak masa kehamilannya.

Adapun dalam salah satu videonya, Janeth menyapa penonton dengan mengatakan, "Mari makan camilan malam," sebelum kemudian memperlihatkan dirinya menyantap pot tanah liat berukuran kecil.

Baca Juga: Banyak Istri Normalisasi Suami Punya Pacar setelah Menikah Bikin Heran, Kok Jadi Tren?

Berdasarkan video yang diunggah oleh Janeth, pot tanah liat yang dikonsumsi dalam video tersebut berukuran sekitar 5 cm, berwarna cokelat gelap, dan disajikan dengan taburan paprika serta serbuk jeruk nipis untuk menambah cita rasa.

Penyajian ini membuat pot tanah liat tersebut tampak menyerupai makanan ringan yang menggugah selera, meskipun sebenarnya pot tersebut tidak layak untuk dikonsumi oleh manusia.

Mendapat Kecaman dari Ahli Kesehatan

Tren makan tanah liat.

Menanggapi tren berbahaya ini , ahli gizi Amy Shapiro menjelaskan bahwa dorongan untuk mengonsumsi benda yang bukan makanan dikenal secara medis sebagai gangguan pica.

Kondisi gangguan pica sering kali menjadi indikator adanya masalah nutrisi tertentu pada tubuh seseorang.

"Keinginan mencicipi benda non makanan seperti tanah liat dikenal sebagai pica, terkadang terkait dengan kekurangan zat besi atau nutrisi lain, terutama selama kehamilan," kata Amy Shapiro.

Lebih lanjut, Shapiro menegaskan bahwa meskipun tanah liat memiliki kandungan mineral tertentu, material tersebut bukanlah sumber nutrisi yang dapat diproses dengan baik oleh metabolisme manusia.

Load More