Suara.com - Sebuah video praktik terapi balita di Palembang memicu kekhawatiran publik karena memperlihatkan metode yang dinilai membahayakan keselamatan anak.
Dalam rekaman yang beredar, seorang bayi tampak menangis keras saat tubuhnya diusap menggunakan daun oleh seorang terapis.
"Bismillah jadwalnya dedek ketemu kyai lagi," tertulis dalam unggahan akun Rumah SiRiH Palembang yang menyertai video tersebut.
"Alhamdulillah kalau malam bobok udah nyenyak ya dek," lanjut keterangan unggahan yang kemudian memicu perdebatan di media sosial.
Akun @teuku.farhan.alf menjadi salah satu pihak yang pertama menyuarakan keresahan dan meminta tenaga medis memberikan penjelasan terbuka.
"Dokter Tirta, Dokter Gia, serta para dokter spesialis anak mohon speak up mengenai video terapi ini," tulisnya dalam unggahan.
"Apakah tindakan terapi seperti ini tidak mendapatkan teguran dari Dinas Kesehatan?" lanjutnya mempertanyakan pengawasan otoritas terkait.
Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya meresahkan publik, tetapi juga berpotensi melanggar standar medis serta etika perlindungan anak.
"Kepada Ketua KPAI mohon bantuannya, ini sudah menjurus pada dugaan eksploitasi anak," tulisnya dalam permintaan tindak lanjut.
Baca Juga: Detik-Detik Pencopet Tanah Abang Diarak di Halte Transjakarta, Netizen: KPK Harus Belajar!
Beberapa jam kemudian, dia memberikan pembaruan terkait langkah yang akan diambil oleh pihak organisasi profesi medis.
"Berdasarkan informasi, sore ini tim IDAI Sumsel akan melakukan kunjungan," tulisnya menyampaikan perkembangan terbaru kasus tersebut.
Dia berharap proses tersebut tidak berhenti pada klarifikasi semata, tetapi menghasilkan tindakan tegas demi mencegah kejadian serupa terulang.
Respons warganet pun bermunculan dengan nada emosional, banyak yang menyayangkan keputusan orang tua membawa bayi ke terapi tersebut.
"Orang tua bayi tersebut tidak seharusnya membawa anaknya ke terapis seperti ini," tulis seorang warganet menyoroti peran orang tua.
"Astagfirullah, sebagai orang tua saya sangat sedih melihat bayi sekecil itu diperlakukan seperti itu," tulis warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Ressa Rossano Menikah Tanpa Dihadiri Denada? Ini Faktanya
-
Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil
-
Viral! Tangis Histeris Istri Sah Mohon Suami Lepaskan Selingkuhan SPG Demi Anak
-
Haru! Guru Honorer Kayuh Sepeda 10 KM dari Jakbar ke Jakut, Kini Dapat Hadiah Motor
-
Pamer Rebus Mi di Kereta Pakai Panci Listrik, Penumpang Ini Langsung Ditegur Pihak KAI
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Umrah Hanania, Keanu AGL: Saya Tidak Terima Uang!
-
Pesona Nastasya Shine: Rahasia Tetap Glowing dan Awet Muda di Tengah Kesibukan Mengurus 3 Anak
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Elizabeth Tunggadewi Rilis Mini Album Bertema Lingkungan, Angkat Pesan Peduli Alam
-
Video Lawas Giorgio Antonio Pamer Uang Sekoper Isi Rp1 M Viral Lagi, Jumlahnya Diragukan Netizen
-
Yasmin Napper dan Lulu Tobing Bagikan Memori Keluarga yang Paling Berharga
-
Konfliknya dengan Sarwendah Makin Panas, Ruben Onsu Pertimbangkan Gugat Hak Asuh Anak
-
Tyo Nugros Dicekal Saat Mau ke Malaysia, Batal Tampil Bersama Dewa 19
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa