Entertainment / Gosip
Rabu, 22 April 2026 | 14:16 WIB
Detik-Detik Pencopet Tanah Abang Diarak di Halte Transjakarta. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Warga di kawasan Tanah Abang mengarak seorang perempuan pelaku pencopetan di halte TransJakarta untuk memberikan efek jera.
  • Pelaku dipaksa menunjukkan wajahnya sambil mengalungi tulisan bertuliskan Saya copet sebagai bentuk hukuman sosial bagi masyarakat.
  • Aksi penggiringan pelaku yang viral di Instagram menuai perhatian netizen yang mendukung penerapan sanksi sosial tersebut.

Suara.com - Jagat maya kembali geger dengan aksi warga yang memberikan efek jera secara langsung kepada pencopet di kawasan Tanah Abang. Beberapa orang mengarak si pencopet agar orang-orang sekitar melihat wajahnya.

Dalam video yang hadir di akun Instagram @jkt.feed, seorang perempuan mengalungi tulisan, 'Saya copet'. Ia berjalan di koridor halte TransJakarta sambil didampingi satpam dan seorang laki-laki.

"Saya copet!" ucap seorang laki-laki saat menggiring perempuan tersebut.

Si laki-laki ini sempat geram karena perempuan tersebut menutup wajahnya dengan tangan.

"Awas mukanya awas! Jangan ditutup dulu mukanya awas dulu mukanya awas!" kata si lelaki.

Lelaki tersebut bahkan sampai memberikan peringatan jika si pencopet kembali menutup wajahnya, masalah ini akan berakhir di kantor polisi.

"Gue penjarain ya kalau ditutup," kata si lelaki.

Unggahan yang viral di akun Instagram @jkt.feed ini pun langsung menuai atensi dan beragam komentar dari para netizen.

Banyak warganet menilai bahwa hukuman sosial seperti ini jauh lebih memberikan efek jera dibandingkan proses hukum biasa. Bahkan ada yang berharap KPK meniru hukuman yang diterima si pencopet.

Baca Juga: Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Ogah Tutup Tuai Dukungan Warganet

"KPK harus belajar sistem warga atau pedagang Tanah Abang nih," kata warganet.

Beberapa pengguna media sosial bahkan memberikan saran ekstrem agar para pejabat yang korupsi diperlakukan dengan cara yang sama.

"Harusnya koruptor juga diginiin," ucap warganet.

Load More