Entertainment / Gosip
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:46 WIB
Juri Indri Wahyuni juga bungkam guru pendamping yang mau protes
Baca 10 detik
  • Juri menegaskan bahwa guru pendamping tidak berhak melayangkan protes, karena hak tersebut hanya dimiliki peserta dan keputusan juri bersifat final.
  • Ketegangan dipicu oleh keputusan juri yang menyalahkan jawaban Regu C, namun membenarkan jawaban Regu B meski substansi jawabannya sama.
  • Netizen menghujat kompetensi juri dan sikap MC yang dianggap tidak adil, bahkan video tersebut viral hingga memicu kemarahan luas di media sosial.

Suara.com - Bukan cuma Josepha Alexandra sebagai peserta, protes juga hendak disampaikan guru pandamping dari SMAN 1 Pontianak, setelah mendengar keputusan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam video yang beredar, seorang guru di kursi penonton mengangkat tangan. Ia hendak protes atas keputusan juri yang menyatakan jawaban anak didiknya salah.

Si guru juga sempat dihampiri seseorang. Diduga guru pendamping diminta untuk tidak bereaksi atas ketegangan yang terjadi di arena lomba.

Baru setelahnya, terdengar suara Indri Wahyuni, salah satu juri lomba tersebut. Ia menyatakan guru tak berhak melayangkan protes.

"Ibu mohon maaf, yang berhak menampilkan atau memprotes itu peserta. Guru pendamping tidak berhak, dan keputusan dewan juri bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat," ujar Indri Wahyuni dalam video yang dibagikan akun Rumpi Gosip, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.

Cuplikan video ini lagi-lagi memantik respons netizen. Di kolom komentar, hampir semua menghujat sang juri.

"Yang milih jurinya siapa? Serius nanya. Sampai Norwegia viral lo," tulis seorang netizen.

"Marah banget lihat ini! Kenapa ya banyak staf pemerintahan yang masih tidak kompeten?!" ujar yang lain.

"Ada akun Si jurinya gak? Mau silaturahmi," kata pengguna yang lain.

Baca Juga: Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China

Awal kehebohan

Sebelumnya beredar video yang perlihatkan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. Di dalam video terungkap perlakuan tak adil juri lomba kepada peserta.

Mulanya, MC melempar pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Josepha Alexandra mewakili Regu C dari SMAN 1 Pontianak menekan bel dan menjawab pertanyaan tersebut.

Namun, juri menyatakan salah jawaban Josepha. Kemudian, Regu B dari SMAN 1 Sambas mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 [YouTube/MPRGOID]

Menariknya, jawaban Regu B sama seperti jawaban Regu C. Lebih menganehkan lagi, sang juri menilai jawaban tersebut benar.

Sadar ada yang tak beres, Josepha melayangkan protes. Juri tetap menyatakan Regu B yang berhak mendapatkan nilai dan keputusan juri tak bisa diganggu gugat.

Load More